<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>CATATAN MR.SUPRI</title>
	<atom:link href="http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com</link>
	<description>Guru di MI Muhammadiyah Karanganyar Jawa Tengah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Dec 2011 01:18:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='supriyadikaranganyar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>CATATAN MR.SUPRI</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/osd.xml" title="CATATAN MR.SUPRI" />
	<atom:link rel='hub' href='http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas (Lebih Jauh Pemanfaatan TIK di Kelas, Bagian 1)</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/29/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas-lebih-jauh-pemanfaatan-tik-di-kelas-bagian-1/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/29/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas-lebih-jauh-pemanfaatan-tik-di-kelas-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 07:31:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Active Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Belajar Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>
		<category><![CDATA[TIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Anak-anakku, kita tahu bahwa besok tanggal 2 Desember kita sudah ujian akhir semester dan materi pelajaran pada semester ini telah Pak Supri sampaikan semua. Oleh sebab itu pagi ini Pak Supri mengajak kalian semua untuk bermain game&#8221;. &#8220;Yeeeaaah&#8221; seluruh isi kelas berteriak girang. Pada senin pagi (28/11), saya membawa laptop dan LCD proyektor ke kelas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=627&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Anak-anakku, kita tahu bahwa besok tanggal 2 Desember kita sudah ujian akhir semester dan materi pelajaran pada semester ini telah Pak Supri sampaikan semua. Oleh sebab itu pagi ini Pak Supri mengajak kalian semua untuk bermain game&#8221;. &#8220;Yeeeaaah&#8221; seluruh isi kelas berteriak girang.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_001.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-629" title="_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_001" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_001.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_002.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-630" title="_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_002" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_002.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_003.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-631" title="_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_003" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_003.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_004.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-632" title="_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_004" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_004.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Pada senin pagi (28/11), saya membawa laptop dan LCD proyektor ke kelas untuk bermain game bersama anak-anak. Ini adalah salah satu contoh pemanfaatan komputer untuk kepentingan interaktifitas satu kelas. Game yang saya bawakan adalah Game Jeopardy. Game Jeopardy adalah game yang dikembangkan oleh DBE 2 USAID. Game berisi pernyataan dan pertanyaan ini dibuat di Ms PowerPoint. Adapun cara bermain dari game ini adalah: pertama-tama guru menampilkan sebuah slide yang berisi beberapa kategori pertanyaan. Siswa memilih kategori yang akan dibuka. Setelah dibuka muncul pernyataan (jawaban), selanjutnya kelompok siswa membuat pertanyaan dari pernyataan (jawaban) yang ditampilkan tadi. Singkatnya game ini adalah seperti game cepat tepat, perbedaanya hanya siswa tidak menyampaikan jawaban tetapi siswa membuat pertanyaan dari pernyataan yang ditampilkan. Game ini adalah game rebutan, kelompok siswa yang mengacungkan tangan lebih dahulu, merekalah yang berhak &#8220;menjawab&#8221; pernyataan yang ditampilkan. Apabila kelompok &#8220;menjawab&#8221; benar, skor sama dengan skor yang dipilih. Kelompok yang benar &#8220;menjawab&#8221;, mereka berhak memilih kategori pertanyaan yang akan diperebutkan selanjutnya. Dalam melaksanakan game ini guru bisa dibantu oleh seorang murid untuk menuliskan skor di papan tulis dan menandai kategori yang telah dibuka. Guru memfokuskan diri mengoperasikan computer dan memilih kelompok mana yang berhak menjawab terlebih dahulu.</p>
<p>Di muka telah saya sampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar yang saya lakukan diatas adalah salah satu contoh pemanfaatan computer untuk interaktifitas satu kelas, artinya satu computer bisa digunakan untuk media interaksi satu kelas. Dalam hal ini guru bertugas sebagai fasilitator. Dalam pemanfaatan satu computer untuk interaktifitas satu kelas ini, selain game Jeopardy kita juga bisa memanfaatkan Ms PowerPoint dalam bentuk media pembelajaran interaktif, game flash atau juga bisa menggunakan game hasil download yang banyak tersedia di internet (yang berbayar maupun yang tidak berbayar). Selamat mencoba.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/627/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=627&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/29/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas-lebih-jauh-pemanfaatan-tik-di-kelas-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_001.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_001</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_002.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_003.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_003</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/satu-komputer-untuk-interaktifitas-satu-kelas_004.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Satu Komputer untuk Interaktifitas Satu Kelas_004</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengajarkan Sains di Sekolah Dasar?</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/29/bagaimana-mengajarkan-sains-di-sekolah-dasar/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/29/bagaimana-mengajarkan-sains-di-sekolah-dasar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 07:17:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Active Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Belajar Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran IPA]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[Pembaca yang baiks, mohon maaf sudah lama tidak update informasi, hehe. Harap maklum, minggu-minggu ini sedang sibuk mempersiapkan lomba gugus tingkat provinsi. Dalam kurun waktu 3 minggu ini (minggu ke 1 sampai ke 3 bulan November), saya di kelas 2A MIM Karanganyar melaksanakan dua kegiatan sains yang menurut saya patut untuk di share. Yang pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=616&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pembaca yang baiks, mohon maaf sudah lama tidak update informasi, hehe. Harap maklum, minggu-minggu ini sedang sibuk mempersiapkan lomba gugus tingkat provinsi. Dalam kurun waktu 3 minggu ini (minggu ke 1 sampai ke 3 bulan November), saya di kelas 2A MIM Karanganyar melaksanakan dua kegiatan sains yang menurut saya patut untuk di share. Yang pertama adalah percobaan tentang tempat hidup hewan dan yang kedua tentang manfaat tumbuhan disekitar kita.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_00.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-617" title="_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_00" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_00.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_01.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-618" title="_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_01" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_01.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_02.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-619" title="_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_02.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_03.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-620" title="_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_03" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_03.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Pada kegiatan yang pertama saya meminta siswa membawa ikan dan garam dari rumah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tempat hidup hewan (dalam hal ini adalah ikan). Pertama-tama saya meminta siswa mengamati perilaku ikan yang dibawa (bagaimana cara ikan itu berenang, bagaimana frekuensi ikan itu membuka mulutnya, dll) dan menulisnya di lembar pengamatan. Kemudian saya meminta siswa menaburkan garam sedikit demi sedikit ke dalam air. Siswa saya minta untuk mengamati perilaku ikan setelah air diberi garam. Selanjutnya kami laksanakan diskusi.</p>
<p>Kegiatan yang kedua adalah mengidentifikasi tanaman obat beserta kegunaannya. Pada kegiatan yang kedua ini, saya meminta siswa membawa satu paket bumbu dapur (jahe, sereh, kunyit, lengkuas, dll) dan menanyakan manfaat masing-masing bahan kepada orang tua mereka. Sesampainya di sekolah saya meminta siswa melengkapi lembar kerja yang berisi kolom: nama bahan, manfaat dan potongan bahan.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/01-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-621" title="_01 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/01-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/02-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-622" title="_02 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/02-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/03-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-623" title="_03 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/03-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/04-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-624" title="_04 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/04-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Dua kegiatan diatas saya laksanakan pada saat mata pelajaran sains. Sebenarnya <strong>bagaimana mengajarkan sains di sekolah dasar?</strong></p>
<p>Pembelajaran IPA sebagai media pengembangan potensi siswa sekolah dasar didasarkan pada karakteristik psikologis anak; memberikan kesenangan bermain dan kepuasan intelektual bagi mereka dalam membongkar misteri, seluk beluk dan teka-teki fenomena alam di sekitar dirinya; <span id="more-616"></span>mengembangkan potensi saintist yang terdapat dalam dirinya; memperbaiki konsepsi mereka yang masih keliru tentang fenomena alam; sambil membekali keterampilan dan membangun konsep-konsep baru yang harus dikuasainya. Selain itu penilaian dalam pengajaran IPA dilakukan dengan menggunakan system penilaian (asesmen) yang adil, proporsional, transparan, dan komprehensif bagi setiap aspek proses dan hasil belajar siswa. Berdasarkan jenjang dan karakteristik perkembangan intelektual anak seusia siswa SD maka penyajian konsep dan keterampilan dalam pembelajaran IPA harus dimulai dari nyata (konkrit) ke abstrak; dari mudah ke sukar; dari sederhana ke rumit, dan dari dekat ke jauh. Dengan kata lain, dimulai dari apa yang ada pada/di sekitar siswa dan yang dikenal, diminati serta diperlukan siswa. Secara psikologis, anak usia sekolah dasar berada dalam dunia bermain. Tugas guru adalah menciptakan dan mengoptimalkan suasana bermain tersebut dalam kelas sehingga menjadi media yang efektif untuk membelajarkan siswa dalam IPA. Sesekali tidak boleh terjadi, pembelajaran IPA di sekolah dasar justru mengabaikan (apalagi menghilangkan) dunia bermain anak. Pembelajaran IPA akan berlangsung efektif jika kegiatan belajar mengajarnya mampu mencitrakan kepada siswa bahwa kelas adalah tempat untuk bermain, aman dari segala bentuk ancaman dan hambatan psikologis, serta memfasilitasi siswa untuk secara lugas mengemukakan dan mencobakan ide-idenya.</p>
<p>Bobbi dePorter dalam Quantum Learning, (1999:22-24) menginformasikan kepada kita tentang pentingnya menciptakan suasana kelas sebagai tempat &#8216;bermain sambil belajar&#8217; yang aman dari caci maki dan ancaman serta bermakna bagi siswa. &#8220;Marilah kita mencermati beberapa tonggak belajar pada usia awal seorang anak yang normal dan sehat. Boleh jadi anak ini sangat mirip dengan kita dahulu. Saat kitaa merayakan ulang tahun pertama, mungkin kita telah belajar berjalan, suatu proses yang rumit baik secara fisik maupun mental yang hampir-hampir mustahil dapat dijelaskan dengan kata-kata atau diajarkan tanpa mendemonstrasikannya. Meskipun demikian, kita dapat melakukannya walau dengan berkali-kali tersandung dan terjatuh. Mengapa demikian?</p>
<p>Saya yakin, sebagai orang dewasa, kita dapat mengingat dan membandingkannya dengan beberapa kasus ketika kita menyerah mempelajari sesuatu yang baru setelah gagal satu atau dua kali. Jadi, mengapa justru pada saat kanak-kanak kita mencoba dan mencoba lagi ketika kita sedang belajar-berjalan? Jawabannya adalah, bahwa kita tidak mengenal konsep mengenai kegagalan. Untuk membantu, orangtua kita meyakinkan betul bahwa kita bisa melakukannya jika terus menerus berusaha dan mereka selalu mendampingi kita untuk mendorong kita. Setiap keberhasilan diakhiri dengan kegembiraan dan tepukan, yang memompa diri kita untuk lebih berhasil, hingga pada usia enam atau tujuh tahun, kita menjalani apa yang oleh para pakar pendidikan dianggap sebagai tugas belajar tersulit yang dapat dilakukan oleh manusia - kita belajar membaca!. Semua itu dapat kita jalani dengan relatif tidak ada kendala. Lalu pada suatu hari, mungkin ketika di kelas satu atau kelas dua, kita duduk di kelas dan guru berkata, &#8220;Siapa yang dapat menjawab pertanyaan ini?&#8221;, kita mengacungkan tangan sambil bergeser ke ujung tempat duduk kita dengan bersemangat hingga guru memanggil nama kita. Dengan penuh keyakinan kita menjawabnya. Lalu Kita mendengar beberapa anak tertawa dan guru berkata, &#8220;Tidak, itu salah! Saya heran kamu berani tergesa-gesa menjawab!&#8221;, kita merasa malu sekali di hadapan teman-teman dan guru, yang merupakan salah seorang tokoh penting dalam hidup kita saat itu. Keyakinan kita terguncang, dan benih-benih keraguan mulai tersemai dalam jiwa kita. Bagi banyak orang, inilah awal terbentuknya citra negatif diri. Sejak saat itu, belajar menjadi tugas berat&#8221;.</p>
<p>Jack Canfield (1982) dalam Quantum Learning, melaporkan hasil penelitiannya di sejumlah sekolah dasar di USA bahwa setiap anak dalam seharir ata-rata menerima 460 komentar negatif atau kritik dan hanya 75 komentar positif atau yang bersifat mendukung. Komentar negatif enam kali lebih banyak dibandingkan komentar positif!</p>
<p>Sangat disayangkan! Berdasarkan hasil survey dan penelitian penulis di sejumlah sekolah dasar, pembelajaran IPA di sekolah dasar tradisional telah mengalih kanak-kanak dari pendekatan &#8220;global learning&#8221; yang menyenangkan dan holistik menjadi pendekatan kaku, linear, dan verbalistis. Masih sering terjadi, dalam pembelajaran IPA guru mengharapkan siswa diam dengan sikap duduk tegak dan bersidekaptangan, dalam deretan bangku-bangku yang berjajar menghadap ke depan, sementara guru dengan fasih menceramahkan materi IPA. Hilang sudah kinerja saintis anak yang begitu cekatan mengobservasi dan memperlakukan benda-benda apa saja yang ada di sekitarnya. Pembelajaran IPA yang demikian, jelas sangat bertentangan dengan hakikat anak dan pendidikan IPA itu sendiri. Disamping pemahaman dan pengimplementasian karakteristik psikologis siswa pada pembelajaran IPA, kejelasan wawasan guru tentang ruang lingkup IPA juga sangat menentukan kualitas pengajaran IPA di sekolah dasar. Menurut Connor (dalam Rowe, M.B., 1990:6) cakupan pendidikan IPA untuk pendidik kita sebaiknya berorientasi pada empat hal: (1) Personal needs, menyiapkan individu yang mampu menggunakan IPA bagi peningkatan tarap hidup dan menghadapi perkembangan teknologi; (2) Social Issues, menanamkan tanggung jawab terhadap isu-isu sosial yang berkaitan dengan IPA; (3) Career Education Awareness, menanamkan kesadaran akan sifat dan ruang lingkup IPA yang berhubungan dengan pengembangkan bakat dan minat; (4) Academic Preparation, memberi landasan bagi siswa yang akan mendalami IPA secara akademik dan profesional.</p>
<p>Connor (1990:7) berkesimpulan bahwa pendidikan IPA untuk sekolah dasar harus secara konsisten berorientasi pada: (1) pengembangan keterampilan proses, (2) pengembangan konsep, (3) aplikasi, dan (4) isu sosial yang berdasar pada sains. Sedangkan Carin &amp; Sund (1989:16) memberikan arahan bagaimana semestinya IPA diajarkan pada pendidikan dasar, yaitu: (1) menyiapkan siswa agar dapat menggunakan IPA dan teknologi dalam memahami dan memperbaiki kehidupan sehari-hari, (2) menyiapkan siswa agar dapat menggunakan IPA dan teknologi dalam menghadapi isu-isu sosial yang berhubungan dengan IPA, (3) menanamkan ke dalam diri siswa keingintahuan akan alam sekitar, serta dapat memahami penjelasan-penjelasan ilmiah tentang fenomena alam, (4) menanamkan kesadaran dan pengertian akan hakikat IPA sebagai program internasional, (5) menanamkan pengertian akan adanya hubungan yang erat antara IPA dan teknologi. Hal lain yang juga penting disadari oleh para guru adalah bahwa pendidikan IPA di sekolah dasar tidak boleh lepas dari pendidikan teknologi. Jika pendidikan IPA terutama ditujukan untuk mendorong siswa agar mampu menjelaskan hasil observasi mengenai lingkungan sekitar; maka pendidikan teknologi bertujuan untuk memberi siswa cara-cara memberi nilai tambah terhadap benda yang di lingkungan serta cara-cara berurusan dengan kehidupan modern yang kompleks. Keberhasilan menghubungkan pendidikan IPA dengan pendidikan teknologi dapat meningkatkan dan mengembangkan proses berpikir yang meliputi keterampilan mengumpulkan informasi, memecahkan masalah, serta mengambil keputusan (Horsley,1990). Sehubungan dengan keterkaitan antara pendidikan IPA, teknologi lingkungan, dan masyarakat (salingtemas), Standar Kompetensi Mata Pelajaran Sains Kurikulum 2004 menjelaskan: Sains terdapat di dalam teknologi, lingkungan dan masyarakat. Sains diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasikan.</p>
<p>Penerapan sains perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan. Penekanan pembelajaran salingtemas diarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karya melalaui penerapan konsep sains dan kompetensi bekerja ilmiah secara bijaksana. Sub aspek salingtemas yang perlu dipelajari siswa adalah: (1) mengidentifikasi kebutuhan dan kesempatan, (2) merancang dan membuat produk teknologi berdasarkan ciri-ciri makhluk hidup, sifat dan struktur benda, konsep gaya beserta karakteristiknya, dan perubahan yang terjadi pada bumi dan sistem tatasurya, dan (3) memperbaiki produk teknologi yang ramah lingkungan dan masyarakat. Literasi sains dan teknologi serta peran keduanya dalam lingkungan dan masyarakat sangat penting dan mendesak untuk diperkenalkan sejak tingkat pendidikan dasar agar peserta didik terbiasa untuk cepat tanggap terhadap situasi lingkungan dan masyarakat serta terampil menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep-konsep yang telah dipelajari melalui pendidikan. Untuk itu dituntut kemampuan guru dalam mengemas pembelajaran IPA sehingga membentuk konfigurasi yang bermakna yang mengkaitkan antara materi IPA, keterampilan teknologi dan isu-isu ilmiah yang berada di lingkungan masyarakat. Pada buku Pedoman Belajar Mengajar Sekolah Dasar dicantumkan enam prinsip (azas) pengembangan dan operasional pembelajaran bagi para guru SD. Prinsip-prinsip tersebut adalah: (1) Mengacu pada tujuan, yang harus relevan antara tujuan kurikuler, tujuan instruksional dan pelaksanaan pembelajaran; (2) Keluwesan, dalam hal penyesuaian waktu, penggunaan pendekatan dan metode mengajar, penggunaan sarana dan sumber belajar, dan urutan bahan pelajaran. (3) Kesesuaian, dalam hal tingkat usia, tingkat pemahaman, dan keadaan daerah siswa; (4) Keseimbangan, antara bahan pelajaran teoritis dan kegiatan-kegiatan nyata serta pengembangan sikap dan nilai, (5) Kesinambungan bahan pelajaran, baik antar tingkat/kelas di sekolah dasar maupun antara, (6) Belajar aktif dan koperatif baik secara mental, fisik, maupun sosial. Guru pengajar IPA yang amanah dan profesional dituntut untuk mampu mengelaborasi keenam prinsip di atas dalam kegiatan belajar mengajar IPA di kelas. Tujuan pembelajaran yang disusun, metode yang dipilih, materi pelajaran dan strategi pembelajaran yang dikembangkan, serta evaluasi yang digunakan, satusama lain harus saling bertautan dengan serta bersumber dari Kompetensi Umum, Kompetensi Dasar, Materi Pokok dan Indikator Pencapaian Hasil Belajar sebagaimana tercantum pada kurikulum Mata Pelajaran Sains sekolah dasar. Sebagai contoh, jika dalam kurikulum tertulis Kompetensi Dasar: mengidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidup dan kebutuhannya, maka tujuan pembelajaran yang dirumuskan harus menggambarkan aktifitas siswa melakukan pengidentifikasian ciri-ciri mahkluk hidup dan kebutuhannya. Misalnya, menunjukkan ciri-ciri makhluk hidup dan makhluk tak hidup, mengklasifikasi jenis makhluk hidup berdasarkan cirinya, dan menyelidiki kebutuhan dan cara hidup jenis-jenis hewan dan tumbuhan dalam mempertahankan hidupnya. Metode yang harus digunakan guru dalam pembelajaran topik tersebut adalah metode eksperimen, sedangkan evaluasi hasil belajar di samping menggunakan tes penguasaan konsep, semestinya juga disertai dengan penilaian kinerja (assessment performance) terhadap proses dan produk kegiatan praktikum yang dilakukan siswa. Semoga tulisan ini bermanfaat, selamat mencoba. Tulisan ini disarikan dari &#8220;<a title="Karakteristik Pembelajaran IPA SD" href="http://www.scribd.com/doc/17087298/Karakteristik-Pembelajaran-IPA-SD" target="_blank">klik disini</a>&#8220;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/616/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=616&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/29/bagaimana-mengajarkan-sains-di-sekolah-dasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_00.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_00</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_01.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_02.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/pengamatan-tempat-makhuk-hidup_03.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_ Pengamatan Tempat Makhuk Hidup_03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/01-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_01 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/02-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_02 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/03-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_03 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/04-mengidentifikasi-manfaat-jenis-jenis-tanaman-di-sekitar-kita.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_04 Mengidentifikasi Manfaat Jenis-jenis Tanaman di Sekitar Kita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Ayo Tanya Mbah Google&#8221;</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/11/ayo-tanya-mbah-google/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/11/ayo-tanya-mbah-google/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 03:33:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Active Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Belajar Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>
		<category><![CDATA[TIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pak Supri, bagaimana dengan pertumbuhan biji tanaman jagung? Apakah tunas pada biji jagung akan muncul pada hari kedua setelah ditanam sama seperti apa yang terjadi pada pertumbuhan biji kacang hijau yang telah kita amati minggu lalu?&#8221;. Seorang anakku bertanya dalam sebuah diskusi pada mata pelajaran sains beberapa waktu yang lalu di kelas 2A MIM Karanganyar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=610&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/ayo-tanya-mbah-google.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-611" title="Ayo Tanya Mbah Google" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/ayo-tanya-mbah-google.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>&#8220;Pak Supri, bagaimana dengan pertumbuhan biji tanaman jagung? Apakah tunas pada biji jagung akan muncul pada hari kedua setelah ditanam sama seperti apa yang terjadi pada pertumbuhan biji kacang hijau yang telah kita amati minggu lalu?&#8221;. Seorang anakku bertanya dalam sebuah diskusi pada mata pelajaran sains beberapa waktu yang lalu di kelas 2A MIM Karanganyar.</p>
<p>Untuk menjawab pertanyaan ini, saya sebagai guru kelas (yang mempunyai banyak kekurangan) merasa terpojokkan karena saya merasa tidak mempunyai pengetahuan yang cukup untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut. Untuk menutupi kekurangan saya tersebut di depan anak-anak, sejurus kemudian saya langsung berkata &#8220;bagaimana kalau kita tanya kepada &#8220;Mbah Google&#8221;?. Tidak selang beberapa detik saya bisa menunjukkan kepada anak keterangan berikut gambar hasil browsing saya tersebut di depan kelas.</p>
<p>Kejadian seperti diatas mungkin pernah kita alami (sebagai pendidik). Murid kita bertanya sesuatu hal kepada kita sedangkan kita belum tahu tentang jawabannya. Apa yang Anda lakukan? Inilah mungkin satu dari manfaat dari internet masuk sekolah.</p>
<p>Internet mempermudah kita untuk mengakses sumber-sumber informasi dan pengetahuan. Dengan internet, kita dapat mengakses jutaan sumber informasi yang dibutuhkan dengan sangat mudah. Saat ini, di internet cukup banyak website yang menyediakan bahan-bahan yang sangat menarik untuk ditampilkan dan dipergunakan di ruang pembelajaran di kelas kita. Selamat mencoba!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/610/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=610&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/11/ayo-tanya-mbah-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/ayo-tanya-mbah-google.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ayo Tanya Mbah Google</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komputer sebagai Pengganti Papan Tulis (Sebuah Awal Pemanfaatan TIK di Kelas)</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/10/komputer-sebagai-pengganti-papan-tulis-sebuah-awal-pemanfaatan-tik-di-kelas/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/10/komputer-sebagai-pengganti-papan-tulis-sebuah-awal-pemanfaatan-tik-di-kelas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 03:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Active Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Belajar Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>
		<category><![CDATA[TIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=605</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai pendidik masa kini (masa dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesatnya) kita dituntut dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mengakomodir kebutuhan siswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut. Kita mungkin telah mendengar atau bahkan mungkin telah melaksanakan berbagai kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan computer di dalam kelas kita, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=605&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/komputer_sebagai_pengganti_papan_tulis_01.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-606" title="_Komputer_Sebagai_Pengganti_Papan_TUlis_01" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/komputer_sebagai_pengganti_papan_tulis_01.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Sebagai pendidik masa kini (masa dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesatnya) kita dituntut dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mengakomodir kebutuhan siswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut.</p>
<p>Kita mungkin telah mendengar atau bahkan mungkin telah melaksanakan berbagai kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan computer di dalam kelas kita, namun mungkin juga ada diantara kita masih ada yang belum pernah sekalipun menggunakan computer di kelas meskipun perangkat TIK ini sudah ada di sekolah atau sudah kita punyai. Di beberapa tempat (di Indonesia), pemanfaatan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan, seringkali hanya digunakan untuk membantu kegiatan administrasi di sekolah saja, tak ubahnya menggantikan mesin ketik konvensional. Bahkan banyak pula sekolah-sekolah maju, yang memiliki laboratorium komputer dengan jumlah komputer yang memadai, hanya memanfaatkan perangkat TIK yang ada untuk mengajarkan keterampilan teknologi informasi saja seperti tak ubahnya seperti kelas kursus komputer pada umumnya.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/komputer_sebagai_pengganti_papan_tulis_02.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-607" title="_Komputer_Sebagai_Pengganti_Papan_TUlis_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/komputer_sebagai_pengganti_papan_tulis_02.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Oleh karena pada kesempatan ini saya akan mengawali tulisan saya tentang TIK dalam pembelajaran (sebelum kita berbicara tentang pemanfaatan computer di kelas secara lebih jauh) dengan contoh pemanfaatan computer di kelas sebagai pengganti papan tulis. Kita bisa memanfaatkan computer sebagai pengganti papan tulis. Komputer sebagai salah satu contoh alternatif dalam pemilihan media pembelajaran pengganti papan tulis, mampu menampilkan gambar maupun tulisan yang diam dan bergerak serta bersuara yang tentunya akan lebih menarik minat belajar siswa. Komputer ini diharapkan dapat mewakili peranan guru sehingga siswa dapat belajar dan memperoleh informasi dan dapat berkomunikasi secara tidak langsung terhadap materi yang sedang dipelajarinya.</p>
<p>Selain itu, sebenarnya banyak piranti lunak (software) yang telah dibuat yang sangat mendukung untuk media pembelajaran, baik produk lokal maupun produk perusahaan sekelas Microsoft. Kita mengenal Microsoft Encarta Encyclopedia. Selain piranti lunak yang sudah jadi, media komputer juga menyediakan berbagai piranti lunak yang sangat membantu dan dapat meningkatkan mutu pembelajaran. Mulai dari pengolah kata, pengolah data numerik, hingga data visual. Berbagai piranti lunak itu memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan dan membuat kegiatan pembelajaran lebih mudah, menarik, dan menghibur. Macromedia Flash misalnya, menginspirasi guru untuk menggunakan media animasi flash sebagai media pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dicerna.</p>
<p>Gambaran fasilitas yang disediakan oleh berbagai perangkat teknologi informasi dan komunikasi yang sangat mendukung untuk kegiatan pembelajaran sungguh sangat memberi harapan bagi model pembelajaran yang lebih baik.</p>
<p><strong>Bagaimana Memulainya?</strong></p>
<p>Siapkan computer (laptop), LCD Proyektor dan kabel power. Apabila di sekolah Anda sudah ada ruangan khusus multimedia yang sudah dilengkapi dengan LCD proyektor, Anda tidak perlu membawa (Jawa: ngotong-otong) LCD proyektor ke kelas. Namun apabila belum ada, bukan menjadi masalah membawa LCD proyektor ke dalam kelas Anda. Bila diperlukan, jangan malu meminta tolong rekan guru yang sudah dapat mengoperasikan perangkat yang Anda bawa ke kelas. Selamat mencoba. Anda pasti bisa! Semangat demi majunya pendidikan Indonesia!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/605/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=605&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/10/komputer-sebagai-pengganti-papan-tulis-sebuah-awal-pemanfaatan-tik-di-kelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/komputer_sebagai_pengganti_papan_tulis_01.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Komputer_Sebagai_Pengganti_Papan_TUlis_01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/komputer_sebagai_pengganti_papan_tulis_02.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Komputer_Sebagai_Pengganti_Papan_TUlis_02</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Membiasakan -Adab Makan dan Minum- untuk Peserta Didik?</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/05/pembiasaan-adab-makan-dan-minum-untuk-peserta-didik/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/05/pembiasaan-adab-makan-dan-minum-untuk-peserta-didik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 05:08:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Makan dan minum sambil duduk]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=598</guid>
		<description><![CDATA[Bel tanda istirahat berbunyi, anak-anakku kelas 2A MIM Karanganyar berhamburan keluar kelas. Beberapa anak berjalan menuju kantin, sebagian yang lain menuju perpustakaan, beberapa yang lain ada yang menuju kamar kecil, sebagian yang lain membuka bekal mereka. Sejurus kemudian pandangan saya teruju pada anak tangga menuju halaman belakang dekat kantin madrasah. Ya, di anak tangga penghubung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=598&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/anak-anakku-makan-sambil-duduk_01.jpg"><img class="size-medium wp-image-599 alignleft" title="_Anak-anakku makan sambil duduk_01" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/anak-anakku-makan-sambil-duduk_01.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Bel tanda istirahat berbunyi, anak-anakku kelas 2A MIM Karanganyar berhamburan keluar kelas. Beberapa anak berjalan menuju kantin, sebagian yang lain menuju perpustakaan, beberapa yang lain ada yang menuju kamar kecil, sebagian yang lain membuka bekal mereka. Sejurus kemudian pandangan saya teruju pada anak tangga menuju halaman belakang dekat kantin madrasah. Ya, di anak tangga penghubung antara ruang rombel kelas 2 dan kelas 3 itu terdapat anak-anak yang sedang menikmati makanan mereka. Subhanalloh, kebersamaan mereka dalam menikmati makanan mereka dan satu lagi (yang mendorong saya untuk mengeluarkan kamera digital untuk mengabadikan kegiatan ini) yaitu mereka makan dan minum sambil duduk. Kita tahu bahwwa pada era sekarang ini, sangatlah sulit ditemui anak-anak atau bahkan orang dewasa mau menjalankan sunah rasulullah yang satu ini. Makan dan minum sambil duduk serta makan dan minum pakai tangan kanan. Ya, inilah salah satu pembiasaan di MI Muhammadiyah Karanganyar. Mengapa &#8220;makan dan minum sambil duduk serta makan dan minum pakai tangan kanan&#8221; menjadi bagian dari program pembiasaan yang dilaksanakan di MIM Karanganyar? Berikut adalah beberapa riwayat yang mengajarkan tentang adab makan dan minum: Dari Anas dan Qatadah RA, dari Nabi SAW, Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qotadah RA berkata, Bagaimana dengan makan? Beliau menjawab, Itu lebih buruk lagi. (HR. Muslim dan Turmidzi). Dalam hadits lain, dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda, Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan! (HR. Muslim).</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/anak-anakku-makan-sambil-duduk_02.jpg"><img class="size-medium wp-image-600 alignleft" title="_Anak-anakku makan sambil duduk_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/anak-anakku-makan-sambil-duduk_02.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata, Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun Rasulullah SAW pernah sekali minum sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat! Begitu pula makan sambil berjalan, sama sekali tidak sehat, tidak sopan, tidak etis, dan tidak pernah dikenal dalam Islam dan kaum muslimin. Dr. Ibrahim Al-Rawi melihat bahwa manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat tepenting pada saat makan dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat. Dr. Ibrahim Al-Rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum. (Disarikan dari beberapa sumber)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/598/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=598&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/11/05/pembiasaan-adab-makan-dan-minum-untuk-peserta-didik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/anak-anakku-makan-sambil-duduk_01.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Anak-anakku makan sambil duduk_01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/11/anak-anakku-makan-sambil-duduk_02.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Anak-anakku makan sambil duduk_02</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Outing Class Lagi (dan Lagi)</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/20/outing-class-lagi-dan-lagi/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/20/outing-class-lagi-dan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 05:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010-2011 (Kelas 2B MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Kegaiatan Belajar Mengajar di Luar Kelas]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Outing Class]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=583</guid>
		<description><![CDATA[Pada Kamis (19/10) anak-anak kelas 2A MIM Karanganyar kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar di luar kelas (outing class). Kegiatan outing class yang dikemas dalam bentuk field trip ini di diadakan di Taman Satwa Taru Jurug Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan siswa dengan sumber belajar yang sebenarnya.  Adapun sumber belajar dimaksud adalah hewan dan tumbuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=583&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada Kamis (19/10) anak-anak kelas 2A MIM Karanganyar kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar di luar kelas (outing class). Kegiatan outing class yang dikemas dalam bentuk field trip ini di diadakan di Taman Satwa Taru Jurug Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan siswa dengan sumber belajar yang sebenarnya.  Adapun sumber belajar dimaksud adalah hewan dan tumbuhan koleksi Taman Satwa Taru Jurug Surakarta.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-584" title="_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_1" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /> </a><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-585" title="_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_2" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_1.jpg"><br />
</a></p>
<p>Di Jurug anak-anak melihat secara dekat dan berinteraksi secara langsung dengan sumber belajar. Kita tahu bahwa sudah menjadi tren, kegiatan belajar mengajar luar kelas dijadikan sebagai alternative baru dalam meningkatkan pengetahuan dalam pencapaian kualitas pembelajaran. Alam sebagai media pendidikan adalah suatu sarana efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan pola pikir serta sikap mental positif peserta didik. Konsep belajar dari alam adalah mengamati fenomena secara nyata dari lingkungan dan memanfaatkan apa yang tersedia di alam sebagai sumber belajar.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-586" title="_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_3" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_3.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-587" title="_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_4" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_4.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>Apa itu Belajar di Luar Kelas?</strong><br />
Belajar di luar kelas merupakan aktivitas luar sekolah yang berisi kegiatan di luar kelas/sekolah dan di alam bebas lainnya, seperti: bermain di lingkungan sekolah, taman, perkampungan pertanian/nelayan, berkemah dan kegiatan yang bersifat kepetualangan, serta pengembangan aspek pengetahuan yang relevan (Arief Komarudin, 2007). Pendidikan luar kelas tidak sekedar memindahkan pelajaran ke luar kelas, tetapi dilakukan dengan mengajak siswa menyatu dengan alam dan melakukan beberapa aktivitas yang mengarah pada terwujudnya perubahan perilaku siswa terhadap lingkungan melalui tahap-tahap penyadaran, pengertian, perhatian, tanggungjawab dan aksi atau tingkah laku. Aktivitas luar kelas dapat berupa permainan, cerita, olahraga, eksperimen, perlombaan, mengenal kasus-kasus lingkungan di sekitarnya dan diskusi penggalian solusi, aksi lingkungan, dan jelajah lingkungan (Vincencia S, 2006).<br />
Pendidikan luar kelas diartikan sebagai pendidikan yang berlangsung di luar kelas yang melibatkan pengalaman yang membutuhkan partisipasi siswa untuk mengikuti tantangan petualangan yang menjadi dasar dari aktivitas luar kelas seperti hiking, mendaki gunung atau kamping. Pendidikan luar kelas mengandung filosofi, teori dan praktis dari pengalaman dan pendidikan lingkungan.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_5.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-588" title="_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_5" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_5.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_6.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-589" title="_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_6" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_6.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>Apa Tujuan Belajar di Luar Kelas?</strong></p>
<p>Pendidikan luar kelas bertujuan agar siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan dan alam sekitar dan mengetahui pentingnya keterampilan hidup dan pengalaman hidup di lingkungan dan alam sekitar, dan memiliki memiliki apresiasi terhadap lingkungan dan alam sekitar<br />
Pendekatan Out-door learning menggunakan setting alam terbuka sebagai sarana. Proses pembelajaran menggunakan alam sebagai media dipandang sangat efektif dalam knowledge management dimana setiap orang akan dapat merasakan, melihat langsung bahkan dapat melakukannya sendiri, sehingga transfer pengetahuan berdasarkan pengalaman di alam dapat dirasakan, diterjemahkan, dikembangkan berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Pendekatan ini mengasah aktivitas fisik dan sosial anak dimana anak akan lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang secara tidak langsung melibatkan kerjasama antar teman dan kemampuan berkreasi. Aktivitas ini akan memunculkan proses komunikasi, pemecahan masalah, kreativitas, pengambilan keputusan, saling memahami, dan menghargai perbedaan (Disarikan dari beberapa sumber. Bersambung).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/583/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=583&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/20/outing-class-lagi-dan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_4.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_5.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/field-trip-kelas-2a-mim-karanganyar-ke-taman-satwa-taru-jurug-surakarta-19-oktober-2011_6.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_Field Trip Kelas 2A MIM Karanganyar ke Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, 19 Oktober 2011_6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mind Map untuk Melatih Keterampilan Berpikir.</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/12/mind-map-untuk-melatih-keterampilan-berpikir/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/12/mind-map-untuk-melatih-keterampilan-berpikir/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 06:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Konsep]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=413</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Assalamualaikum, selamat pagi anak-anak. Anak-anakku semua sehaaaat? Papa dan Mama di rumah juga sehat? Alhamdulillah&#8221;. Inilah kata-kata yang setiap pagi saya ucapkan untuk mengawali hari-hari bahagia bersama anak-anakku yang cerdas-cerdas di Kelas 2A MIM Karanganyar. Kamis (06/10) pada pelajaran Ilmu Pegetahuan Sosial (IPS) Bab Kegunaan Dokumen, saya mengenalkan bagaimana cara membuat peta konsep . Peta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=413&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Assalamualaikum, selamat pagi anak-anak. Anak-anakku semua sehaaaat? Papa dan Mama di rumah juga sehat? Alhamdulillah&#8221;. Inilah kata-kata yang setiap pagi saya ucapkan untuk mengawali hari-hari bahagia bersama anak-anakku yang cerdas-cerdas di Kelas 2A MIM Karanganyar. Kamis (06/10) pada pelajaran Ilmu Pegetahuan Sosial (IPS) Bab Kegunaan Dokumen, saya mengenalkan bagaimana cara membuat peta konsep .</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_01.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-414" title="Mind_Maping_01" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_01.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_02.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-415" title="Mind_Maping_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_02.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Peta konsep (mind map) atau ada yang peta pembelajaran adalah cara dinamik untuk menangkap butir-butir pokok informasi yang signifikan. Peta konsep ini memungkinkankan informasi ditujukan dalam cara mirip seperti otak kita berfungsi dalam pelbagi arah secara serempak. Penelitian yang dilakukan oleh Robert Ornstein telah menunjukkan bahwa proses berpikir adalah kombinasi kompleks kata, gambar, skenario, warna dan bahkan suara musik. Dengan demikian, proses menyajikan dan menangkap isi pelajaran dalam peta-peta konsep mendekati operasi alamiah dalam berpikir.Otak dapat dipandang sebagai hutan raya tempat puluhan ribu pohon dengan ratusan ribu cabang besar, jutaan dahan dan miliaran ranting. Peta konsep dibuat dengan cara yang sama seperti halnya informasi disimpan pada cabang-cabang dari tema sentral-meskipun skalanya jauh lebih kecil. Dalam menyusun peta konsep gaya pemrosesan belahan kiri dan belahan kanan otak dilibatkan. Ketika informasi baru diserap dengan menggunakan peta-peta konsep, kapasitas penyimpanan meningkat pula.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_03.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-416" title="Mind_Maping_03" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_03.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_04.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-417" title="Mind_Maping_04" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_04.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Sesungguhnya, bagi kebanyakan orang, gaya tradisional menuliskan gagasan secara linier, di kertas bergaris, dengan menggunakan satu warna, monoton (biasanya biru, hitam, atau abu-abu)  adalah kebiasaan yang sudah sangat dalam tertanam. Karenanya hal tersebut menjadi membosankan. Melatih kembali otak untuk menarik ide-ide yang memancar dari citra dan gambaran pusat dari sebuah pembelajaran sesungguhnya membutuhkan praktik dan kesabaran. Triknya adalah mempraktikan keterampilan hingga menjadi bersifat otomatis. Kita (sebagai pendidik) akan menyaksikan bahwa peta konsep memungkinkan peserta didik mencatat banyak sekali informasi dalam satu halaman dan memperlihatkan hubungan antar berbagai konsep dan ide.</p>
<p>Penggambaran secara visual membantu peserta didik berpikir tentang suatu subyek secara global dan memungkinkan keluwesan (fleksibilitas) pemikiran . Pada sebuah peta, peserta didik secara harfiah dapat melihat struktur subyek yang bersangkutan dalam cara yang mustahil dilakukan dengan kerangka yang linear. Peserta didik dapat melihat tema-tema terpisah namun juga hubungan-hubungan antar tema. Pencatatan secara linear (mencatat di buku tulis) tidak dapat menjaga peserta didik agar tetap sadar akan kompleksitas pemikiran.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_05.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-418" title="Mind_Maping_05" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_05.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_06.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-419" title="Mind_Maping_06" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_06.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong><span id="more-413"></span>Bagaimana Cara </strong><strong>Membuat Peta Konsep?</strong><strong></strong></p>
<p><strong>Mem</strong><strong>ulai dengan Topik di Tengah-tengah Halaman. </strong>Menuliskan tema pokok di tengah-tengah halaman. Ini mendorong peserta didik mendefinisikan gagasan inti subyek yang tengah dipelajari. Tema pokok inti ini dibuat dengan ukuran cukup kecil sehingga peserta didik punya cukup ruang untuk memperlihatkan dengan jelas sub-sub tema di sekelilingnya. Mereka (sub-sub tema tersebut) dapat dihubungkan dengan tema pokok memakai garis.</p>
<p><strong>Mengg</strong><strong>unakan Kata-kata Kunci. </strong>Setelah mempelajari sebuah konsep baru peserta didik menentukan dan menuliskan kata-kata kunci. Sasaran peta konsep adalah hanya menangkap fakta-fakta penting yang ketika ditinjau ulang akan memicu ingatan terhadap seluruh subyek pelajaran. Umumnya menggunakan kata kerja dan kata benda.</p>
<p><strong>Memb</strong><strong>uatlah Cabang-cabangnya</strong>. Berpijak pada tema pokok kemudian di tarik garis keluar ke semua arah.</p>
<p><strong>Menggunakan </strong><strong>Simbol, Warna, Kata, Gambar dan Citra-citra lainnya</strong>. Kombinasi berbagi gaya menjadikan peta konsep lebih mudah diingat. Untuk keragaman tambahan, perlu variasi ukuran kata di peta tersebut. Menulis kata-kata atau fase-fase kunci dengan huruf capital tebal. Membatasi kata-kata seminimal mungkin. Menggunakan simbol-simbol yang mudah diidentifikasi (tanda kali, tanda cek, tanda seru, tanda tanya, gambar jantung, segitiga dan sebagainya).</p>
<p><strong>Membuat dengan W</strong><strong>arna-warni. </strong>Penekanan pada berbagai butir atau tema pokok dengan menggunakan warna-warna yang padu.</p>
<p><strong>Melakukannya Sendiri. </strong>Peserta didik atau guru tidak harus menjadi seorang seniman lukis untuk dapat membuat peta konsep. Yang penting yaitu mengembangkan gaya sendiri. Gunakan sebanyak mungkin gambar yang dapat dibuat. Tony Buzan, misalnya, menekankan benar kebutuhan akan penggambaran secara visual.</p>
<p>Tetapi, sekali lagi, tidak usah membuat lukisan yang artistic. Jauh lebih bermakna jika peserta didik mengembangkan gaya personal mereka sendiri, menciptakan peta-peta yang dapat mereka pahami dan yang akan membantu mereka menyerap informasi ke dalam ingatan jangka panjang mereka.</p>
<p><strong>Jenis-jenis Peta Konsep</strong></p>
<p>Menurut Nur (2000) dalam Erman (2003: 24) peta konsep ada empat macam yaitu: pohon jaringan (network tree), rantai kejadian (events chain), peta konsep siklus (cycle concept map), dan peta konsep laba-laba (spider concept map).</p>
<p><strong>Pohon Jaringan</strong>. Ide-ide pokok dibuat dalam persegi empat, sedangkan beberapa kata lain dihubungkan oleh garis penghubung. Kata-kata pada garis penghubung memberikan hubungan antara konsep-konsep. Pada saat mengkonstruksi suatu pohon jaringan, tulislah topik itu dan daftar konsep-konsep utama yang berkaitan dengan topik itu. Daftar dan mulailah dengan menempatkan ide-ide atau konsep-konsep dalam suatu susunan dari umum ke khusus. Cabangkan konsep-konsep yang berkaitan itu dari konsep utama dan berikan hubungannya pada garis-garis itu (Nur dalam Erman 2003: 25). Pohon jaringan cocok digunakan untuk memvisualisasikan hal-hal: Menunjukan informasi sebab-akibat, Suatu hirarki, Prosedur yang bercabang, Istilah-istilah yang berkaitan yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan-hubungan.</p>
<p><strong>Rantai Kejadian</strong>. Nur dalam Erman (2003:26) mengemukakan bahwa peta konsep rantai kejadian dapat digunakan untuk memberikan suatu urutan kejadian, langkah-langkah dalam suatu prosedur, atau tahap-tahap dalam suatu proses. Misalnya dalam melakukan eksperimen. Rantai kejadian cocok digunakan untuk memvisualisasikan hal-hal: Memerikan tahap-tahap suatu proses, Langkah-langkah dalam suatu prosedur, Suatu urutan kejadian</p>
<p><strong>Peta Konsep Siklus</strong>. Dalam peta konsep siklus, rangkaian kejadian tidak menghasilkan suatu hasil akhir. Kejadian akhir pada rantai itu menghubungkan kembali ke kejadian awal. Seterusnya kejadian akhir itu menghubungkan kembali ke kejadian awal siklus itu berulang dengan sendirinya dan tidak ada akhirnya. Peta konsep siklus cocok diterapkan untuk menunjukan hubungan bagaimana suatu rangkaian kejadian berinteraksi untuk menghasilkan suatu kelompok hasil yang berulang-ulang</p>
<p><strong>Peta Konsep Laba-laba</strong>. Peta konsep laba-laba dapat digunakan untuk curah pendapat. Dalam melakukan curah pendapat ide-ide berasal dari suatu ide sentral, sehingga dapat memperoleh sejumlah besar ide yang bercampur aduk. Banyak dari ide-ide tersebut berkaitan dengan ide sentral namun belum tentu jelas hubungannya satu sama lain. Kita dapat memulainya dengan memisah-misahkan dan mengelompokkan istilah-istilah menurut kaitan tertentu sehingga istilah itu menjadi lebih berguna dengan menuliskannya di luar konsep utama. Peta konsep laba-laba cocok digunakan untuk memvisualisasikan hal-hal: Tidak menurut hirarki, kecuali berada dalam suatu kategori, Kategori yang tidak parallel, Hasil curah pendapat.</p>
<p>Adapun tahapan kegiatan belajar mengajar &#8220;peta konsep&#8221; dalah: (1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) secara klasikal menjelaskan rangkaian pembelajaran (membaca bahan bacaan dan menggaris bawahi kata-kata kunci dan membuat peta konsep) dan memodelkannya, (3) siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar, (4) memeriksa pemahaman siswa terhadap hasil yang berupa peta konsep, (5) memberi umpan balik hasil pemahaman siswa terhadap peta konsep, (6) melatih siswa untuk membuat peta konsep dengan tema yang berbeda secara mandiri. (Disarikan dari beberapa sumber)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/413/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=413&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/12/mind-map-untuk-melatih-keterampilan-berpikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_01.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mind_Maping_01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_02.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mind_Maping_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_03.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mind_Maping_03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_04.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mind_Maping_04</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_05.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mind_Maping_05</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/mind_maping_06.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mind_Maping_06</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Papan Pajanganku, Penghargaan untuk Anak-Anakku</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/11/papan-pajanganku-penghargaan-untuk-anak-anakku/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/11/papan-pajanganku-penghargaan-untuk-anak-anakku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 02:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Papan Pajangan]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah ruangan tanpa papan informasi terasa gersang. Para siswa ingin sekali memiliki sesuatu yang dapat dilihat pada dinding di sekitarnya. Melalui papan informasi mereka dapat belajar, menemukan sebuah informasi, terinspirasi, dan menambah perasaan nyaman di dalam kelas. Demikian dikatakan oleh Kimberly Steele seorang guru di Abe Hubert Middle School, Garden City, Kansas. Rasanya memang sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=409&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah ruangan tanpa papan informasi terasa gersang. Para siswa ingin sekali memiliki sesuatu yang dapat dilihat pada dinding di sekitarnya. Melalui papan informasi mereka dapat belajar, menemukan sebuah informasi, terinspirasi, dan menambah perasaan nyaman di dalam kelas. Demikian dikatakan oleh Kimberly Steele seorang guru di <a href="http://www.gckschools.com/schools/ahms"><em>Abe Hubert Middle School</em></a>, Garden City, Kansas.</p>
<p>Rasanya memang sangat berasalan. Mengingat kenyataan sekarang banyak sekali ruang-ruang kelas dipenuhi oleh pajangan-pajangan atau hiasan tanpa makna. Kadang “teronggok” sekian tahun tanpa pernah disentuh ataupun berganti wajah maupun pindah tempat. Kita bisa lihat misalnya : hiasan bunga, prakarya siswa (hanya yang paling baik di kelas), rangka manusia, peta, gambar-gambar pahlawan dan sebagainya. Barang-barang tersebut tetap memiliki pesan dan makna. Tetapi sampai kapan barang tersebut layak terpampang di dinding kelas? Seberapa besar manfaat serta maknanya bagi guru dan siswa.</p>
<p>Satu hal yang menarik., yang kini terpampang di berbagai sekolah adalah pajangan hasil karya (istilah lain menyebutnya : <em>display class, bulletin boards</em>). Sebuah sarana belajar berbentuk papan atau gantungan ini kini sering dimanfaatkan oleh guru-guru untuk memajangkan hasil karya atau hasil belajar siswa dalam bentuk produk. Papan display ini sesungguhnya adalah sebuah wadah atau tempat untuk memberikan informasi penting yang dapat menunjang pembelajaran di kelas.</p>
<p>Informasi yang dimaksud dapat berupa portofolio siswa dalam bentuk hasil pekerjaan siswa selama proses belajar mengajar dalam jangka waktu tertentu atau juga konsep atau materi yang sedang dipelajari siswa.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/memajang_hasil_kerja_01.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-410" title="Memajang_Hasil_Kerja_01" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/memajang_hasil_kerja_01.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/memajang_hasil_kerja_02.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-411" title="Memajang_Hasil_Kerja_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/memajang_hasil_kerja_02.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>TUJUAN. </strong>Adapun tujuan dari pajangan hasil karya siswa atau yang lebih sering disebut sebagai display ini adalah: (1) Sebagai tempat menempel berbagai jenis hasil pekerjaan atau karya siswa, (2) Sebagai bentuk penghargaan atas upaya yang telah dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan sebuah tugas atau pekerjaan, (3) Meningkatkan motivasi siswa, karena betapapun kualitas kerja yang dihasilkan akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk dapat dipajang, (4) Memberikan informasi, baik yang bersifat umum, seperti poster atau slogan, maupun yang terkait dengan pembelajaran, seperti bagan/chart/grafik, langkah kerja/rumus, dan sebagainya, (5) Sebagai hiasan yang dapat memperindah suasana kelas, (6) Sebagai bahan evaluasi bagi guru dan siswa serta orang tua melalui tampilan/pajangan yang tertera pada papan display. Misalnya bagi guru, melalui pajangan siswa dapat secara langsung melihat kualitas kerja siswa dibandingkan dengan kompetensi yang harus diraihnya, sedangkan bagi siswa, ia dapat mengukur posisi hasil pekerjaannya dibanding dengan teman-teman lainnya. Sementara bagi orang tua, dapat secara langsung pula melihat kemajuan putra/i dalam meningkatkan kualitas kerja, (7) Karena seringkali papan display juga dianggap sebagai semi portofolio, maka display juga bertujuan menampilkan hasil kekayaan kelas yang bersangkutan.</p>
<p><strong><span id="more-409"></span>CARA MENDISPLAY. </strong>Cara mendisplai adalah: (1) Semua hasil karya atau hasil belajar siswa yang berkatagori produk tanpa terkecuali harus mendapat kesempatan yang sama untuk didisplay, (2) Setiap hasil karya harus mendapat sentuhan akhir (<em>finishing touch</em>) dari guru terutama bagi siswa kelas 1 dan 2 hal ini dimaksudkan untuk memberikan contoh kepada siswa akan pentingnya sentuhan akhir dalam sebuah produk atau karya, sementara kelas 3 – 6 sudah harus dapat melakukan sentuhan akhir sendiri. Misalnya diberi hiasan tepi, diwarnai ataupun diberi montase/tempelan hiasan, (3) Hasil karya siswa disusun sedemikian rupa sehingga memiliki nilai artistik atau seni, minimal enak untuk dilihat, (4) Upayakan rentang waktu display tidak lebih dari 2 pekan (dapat pula sesuai kebutuhan) prinsipnya adalah hindari kebosanan yang diakibatkan oleh display kelas yang tak pernah diganti dalam jangka waktu yang lama, (5) Bentuk hasil karya harus bervariasi.</p>
<p><strong>PAPAN PAJANGANKU, PENGHARGAAN UNTUK ANAK-ANAKKU. </strong>Menghias kelas atau mendisplay pajangan di kelas bukanlah sekedar pekerjaan menempel hasil karya siswa semata, tetapi di sana juga terkandung sebuah nilai penerimaan dan penghargaan yang tinggi atas hasil kerja dari seorang siswa. Di sisi lain display juga menjadi salah satu tolok ukur produktivitas dari seorang guru dan gambaran dari perkembangan kelas. Semoga melalui display kelas ini para siswa dapat lebih termotivasi dalam menggeluti proses pembelajaran bersama para guru. (Disarikan dari beberapa sumber)</p>
<p>Warnai kehidupan kelas kita dengan display. Selamat berkarya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/409/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=409&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/11/papan-pajanganku-penghargaan-untuk-anak-anakku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/memajang_hasil_kerja_01.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Memajang_Hasil_Kerja_01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/memajang_hasil_kerja_02.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Memajang_Hasil_Kerja_02</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sesi Presentasi &#8216;PBL: Pertumbuhan Pada Hewan&#8217; Berlangsung Sukses</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/10/sesi-presentasi-pbl-pertumbuhan-pada-hewan-berlangsung-sukses/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/10/sesi-presentasi-pbl-pertumbuhan-pada-hewan-berlangsung-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 03:57:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Berbasis Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Project Based Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu (08/10), agenda anak-anak kelas 2A adalah presentasi hasil kegiatan belajar mengajar berbasis proyek (project based learning/PBL) dengan tema pertumbuhan pada hewan. Adapun kegiatan PBL ini dimulai Juli yang lalu. Pada saat itu, 40 anak ayam dibagikan kepada anak-anak untuk dipelihara di rumah masing-masing. Selama memelihara ayam di rumah, anak-anak mengadakan pengamatan pertumbuhan dan perkembangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=383&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu (08/10), agenda anak-anak kelas 2A adalah presentasi hasil kegiatan belajar mengajar berbasis proyek (project based learning/PBL) dengan tema pertumbuhan pada hewan. Adapun kegiatan PBL ini dimulai Juli yang lalu. Pada saat itu, 40 anak ayam dibagikan kepada anak-anak untuk dipelihara di rumah masing-masing. Selama memelihara ayam di rumah, anak-anak mengadakan pengamatan pertumbuhan dan perkembangan ayam yang dipelihara tersebut.</p>
<p>Dari 40 anak ayam yang dibagikan kepada 40 anak, pada saat presentasi hari sabtu kemarin tersisa 19 ayam yang masih hidup. Bagi anak-anak yang ayamnya mati pada saat pengamatan, mereka membuat laporan sesuai dengan apa yang terjadi dalam bentuk uraian alasan mengapa ayamnya bisa mati.</p>
<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/01_foto_bersama_sebelum_sesi_presentasi_hasil_pembelajaran_berbasis_proyek.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-385" title="_01_Foto_Bersama_Sebelum_Sesi_Presentasi_Hasil_Pembelajaran_Berbasis_Proyek" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/01_foto_bersama_sebelum_sesi_presentasi_hasil_pembelajaran_berbasis_proyek.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/01_maira_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-386" title="_01_Maira_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/01_maira_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/02_syifa_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-387" title="_02_Syifa_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/02_syifa_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/03_dika_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-388" title="_03_Dika_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/03_dika_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/04_jaya_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-389" title="_04_Jaya_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/04_jaya_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/05_syaikha_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-391" title="_05_Syaikha_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/05_syaikha_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/06_astrid_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-393" title="_06_Astrid_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/06_astrid_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/07_zahra_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-394" title="_07_Zahra_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/07_zahra_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/08_bila_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-395" title="_08_Bila_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/08_bila_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/09_arum_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-396" title="_09_Arum_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/09_arum_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/10_muthaharah_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-397" title="_10_Muthaharah_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/10_muthaharah_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/11_syafiq_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-398" title="_11_Syafiq_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/11_syafiq_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/12_riza_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-399" title="_12_Riza_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/12_riza_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/13_ammar_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-400" title="_13_Ammar_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/13_ammar_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/14_ima_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-401" title="_14_Ima_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/14_ima_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/15_devi_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-402" title="_15_Devi_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/15_devi_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/16_asya_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-403" title="_16_Asya_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/16_asya_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/17_indra_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-404" title="_17_Indra_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/17_indra_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/18_naya_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-405" title="_18_Naya_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/18_naya_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> <a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/19_kheva_02.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-406" title="_19_Kheva_02" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/19_kheva_02.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=383&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/10/sesi-presentasi-pbl-pertumbuhan-pada-hewan-berlangsung-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/01_foto_bersama_sebelum_sesi_presentasi_hasil_pembelajaran_berbasis_proyek.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_01_Foto_Bersama_Sebelum_Sesi_Presentasi_Hasil_Pembelajaran_Berbasis_Proyek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/01_maira_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_01_Maira_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/02_syifa_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_02_Syifa_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/03_dika_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_03_Dika_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/04_jaya_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_04_Jaya_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/05_syaikha_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_05_Syaikha_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/06_astrid_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_06_Astrid_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/07_zahra_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_07_Zahra_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/08_bila_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_08_Bila_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/09_arum_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_09_Arum_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/10_muthaharah_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_10_Muthaharah_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/11_syafiq_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_11_Syafiq_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/12_riza_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_12_Riza_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/13_ammar_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_13_Ammar_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/14_ima_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_14_Ima_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/15_devi_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_15_Devi_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/16_asya_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_16_Asya_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/17_indra_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_17_Indra_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/18_naya_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_18_Naya_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/19_kheva_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">_19_Kheva_02</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelasku Juara Kebersihan, Alhamdulillah….</title>
		<link>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/04/kelasku-juara-kebersihan-alhamdulillah%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/04/kelasku-juara-kebersihan-alhamdulillah%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 06:17:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mr.supri</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011-2012 (Kelas 2A MIM Karanganyar)]]></category>
		<category><![CDATA[MIM Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Supriyadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/?p=378</guid>
		<description><![CDATA[Senin (03/10), saya benar-benar bahagia. Tidak mengira kelas saya akan memenangi lomba kebersihan dan penataan kelas untuk periode penilaian bulan September. Pengumuman tersebut disampaikan setelah upacara bendera hari senin ini. Pengumuman disampaikan oleh penanggung jawab lomba sekaligus waka kesiswaan, Marjiyanti,S.Ag. Saya bersama ketua kelas 2A, ananda Nadhila Putri Utami menerima penghargaan yang langsung diserahkan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=378&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/kelas_2a_menang_juara_kebersihan_kelas_bulan_september.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-379" title="Kelas_2A_Menang_Juara_Kebersihan_Kelas_Bulan_September" src="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/kelas_2a_menang_juara_kebersihan_kelas_bulan_september.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Senin (03/10), saya benar-benar bahagia. Tidak mengira kelas saya akan memenangi lomba kebersihan dan penataan kelas untuk periode penilaian bulan September. Pengumuman tersebut disampaikan setelah upacara bendera hari senin ini. Pengumuman disampaikan oleh penanggung jawab lomba sekaligus waka kesiswaan, Marjiyanti,S.Ag. Saya bersama ketua kelas 2A, ananda Nadhila Putri Utami menerima penghargaan yang langsung diserahkan oleh Bapak Kepala Madrasah, Choirul Anwar,S.Pd,M.Pd. Sebagai tambahan informasi, lomba ini merupakan lomba kebersihan dan penataan kelas yang penilaiannya dilaksanakan selama satu bulan (1-30 September 2011), kelas 2A menyisihkan 20 kelas dari tingkat kelaas 1 sampai dengan tingkat kelas 6.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supriyadikaranganyar.wordpress.com/378/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supriyadikaranganyar.wordpress.com&amp;blog=4438807&amp;post=378&amp;subd=supriyadikaranganyar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supriyadikaranganyar.wordpress.com/2011/10/04/kelasku-juara-kebersihan-alhamdulillah%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4124d383486928903076cf6daea3d5ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supriyadikaranganyarsurakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supriyadikaranganyar.files.wordpress.com/2011/10/kelas_2a_menang_juara_kebersihan_kelas_bulan_september.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kelas_2A_Menang_Juara_Kebersihan_Kelas_Bulan_September</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
