Dik Zuha Belajar Gosok Gigi

Standar

Sore ini sikat gigi anakku baru, duh senangnya. Dik Zuha mencoba sikat gigi barunya. Agar kebersihan dan kesehatan gigi si kecil selalu terjaga, sudah seharusnya kita mengajari buah hati kita untuk menggosok gigi sejak dini. Mintalah mereka untuk menggosok giginya paling tidak dua kali sehari, terutama setelah makan makanan manis dan sebelum tidur malam. Pelajaran menggosok gigi tersebut harus disesuaikan dengan umur Balita anda. Demikian pula dengan pasta dan sikat gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi si kecil yang barusan tumbuh itu. Berikut tips merawat gigi dan mulut Balita sesuai dengan umurnya.

Usia 1-1,5 tahun. Usia ini adalah waktu yang ideal untuk memulai pelajaran menggosok gigi. Sebab, gigi susu buah hati anda sudah mulai tumbuh. Untuk pelajaran pertama anda bisa mulai mengajarkan gosok gigi dengan sikat gigi khusus untuk anak-anak. Bulu sikat jangan terlalu keras/lembek/jarang. Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin. Bisa juga menggunakan sikat gigi lembut yang dapat disarungkan pada jari anda. Berikut caranya: 1. Sikat gigi si kecil tanpa menggunakan pasta gigi atau odol, untuk mencegah kemungkinan menelan terlalu banyak fluoride ( F) yang terkandung di dalam pasta gigi. 2. Sikat gigi si kecil dengan gerakan memutar. 3. Bilas dengan memberikan air putih matang yang bersih sehingga tidak berisiko menyebabkan diare jika tertelan. Untuk membiasakan gosok gigi di usia ini, awalnya anda bisa membiasakan si kecil melihat anda menggosok gigi. Kemudian, biarkan dia memegang sendiri sikat giginya dan bermain sambil meniru gerakan gosok gigi.

Usia 1,5-2 tahun. Pada usia ini, si kecil biasanya sudah mulai mampu memegang sikat gigi dan berkumur. Jadi, kini mereka sudah bisa diajari gosok gigi menggunakan pasta gigi khusus untuk Balita, namun pastikan tidak terlalu banyak memakainya. Sebelum memulai pelajaran menyikat gigi, anda bisa menyiapkan alat-alatnya. Berikan pasta gigi pada sikat giginya sebesar biji jagung. Pesankan kepada si kecil untuk tidak menelan pasta gigi, walau rasanya enak, agar dia dia tidak kelebihan flour. Ajari si kecil gosok gigi sendiri: 1. Anda dan si kecil berdiri di depan cermin. Dari belakang, pegang tangan si kecil dan arahkan sikat giginya ke gigi yang akan disikat. Suruhlah dia menirukan cara anda memegang sikat serta cara anda menggerakkan sikat untuk membersihkan gigi. 2. Berilah dia kesempatan untuk belajar menyikat gigi sendiri, sekali pun belum benar caranya. Ini akan memotivasi mereka untuk membersihkan giginya. 3. Setelah selesai, suruhlah dia berkumur dengan air putih matang yang bersih beberapa kali. 4. Berikan pujian jika mereka dapat melakukannya dengan benar, sehingga mereka senang dan mau menyikat giginya tanpa diminta.

Usia lebih dari 2 tahun. Mulai usia 2 tahun, anda dapat mulai mengajarkan si kecil menggosok gigi dengan metode schrob. Yakni, suatu metode menggosok gigi yang mudah dan sederhana untuk Balita. Caranya:  1. Gosok gigi depan bagian atas dan bawah dengan arah ke samping kanan dan kiri. 2. Kemudian, seluruh gigi bagian samping, dan seluruh gigi bagian belakang. 3. Kumurlah dengan air bersih beberapa kali. Selain menyikat gigi ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi Balita dan anak anda: 1. Kurangi konsumsi makanan manis dan mudah melekat pada gigi seperti permen atau coklat. Namun melarang sama sekali dapat menimbulkan dampak psikis. 2. Siapkan makanan kaya kalsium (ikan & susu), fluor (teh, daging sapi & sayuran hijau), fosfor, serta vitamin A (wortel), C (buah-buahan), D (susu), dan E (tauge). Mineral dan vitamin tersebut diperlukan untuk pertumbuhan gigi mereka. 3. Jaga higiene oral mereka dengan baik. Bila ada karang gigi segera bawa ke dokter gigi untuk dibersihkan. 4. Ajak mereka memeriksakan gigi enam bulan sekali. 5. Bila tiba-tiba mengeluh sakit gigi, suruh mereka berkumur dengan air garam hangat dan lubang ditutup kapas berminyak cengkeh. Bila sariawan, suruh mereka berkumur dengan air rebusan sirih dan garam yang hangat. Lalu, bawa ke dokter/klinik gigi. Selamat mencoba. Tulisan ini disarikan dari sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s