Gambar 1 Kerukunan

Anak-anakku, pada pelajaran pertama ini kita akan belajar tentang gotong royong dalam bentuk hidup rukun, berbagi dan tolong menolong. Semoga setelah mempelajari pelajaran ini kalian dapat meningkatkan kerukunan baik di keluarga, sekolah dan masyarakat.

A. Kerukunan

Manusia adalah makhluk sosial. Artinya manusia adalah makhluk yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Dikarenakan kita selalu membutuhkan orang lain maka sudah seharusnya kita saling tolong menolong. Sudah seharusnya kita selalu rukun dengan siapa saja. Rukun dengan teman-teman di sekolah, rukun dengan keluarga dan juga rukun dengan orang-orang yang berada di lingkungan kita.

Kita harus saling membantu. Kita harus saling tolong menolong. Dengan saling membantu dan juga tolong-menolong, pekerjaan kita yang berat akan menjadi ringan. Tujuan utama dalam pembiasaan hidup rukun adalah  terciptanya kedamaian, saling menghormati, menghargai dan menyayangi.

Menghormati kepada yang lebih tua. Menghargai sesama. Dan menyayangi kepada yang lebih muda. Rukun dimanapun dan kapanpun. Rukun di dalam keluarga, rukun di sekolah dan juga rukun di masyarakat.

1. Rukun di Keluarga

Gambar 2 Kerukunan di KeluargaDi dalam keluarga kita mempunyai saudara. Saudara yang lebih tua kita panggil kakak. Saudara yang lebih muda kita panggil adik.

Ayah adalah kepala keluarga yang bertugas mencari nafkah. Ibu adalah kepala rumah tangga yang bertugas mengurus rumah tangga. Sebagai anak, tugas utama kita adalah belajar. Selain itu sudah menjadi bagian tugas utama kita adalah membantu meringankan pekerjaan orang tua sesuai dengan kamampuan kita.

Kerukunan antara semua anggota keluarga harus dijaga agar ketentraman dalam keluarga dapat tercipta. Kerukunan dalam keluarga dapat dilaksanakan dalam bentuk pelaksanaan tugas sesuai dengan kewajiban masing-masing. Ketentraman dalam keluarga akan tercapai apabila ada sikap saling menghormati dan menghargai antara anggota keluarga.

Ayah dan ibu mencintai anak-anaknya. Anak sudah seharusnya menghormati orang tua. Kakak menyayangi adik. Kakak dan adik saling menyayangi. Kakak dan adik saling membantu. Di dalam keluarga yang rukun dan damai, tidak pernah terdengar ada keributan. Mereka hidup saling menyayangi.

2. Rukun di Sekolah

Gambar 3 Kerukunan di SekolahDi dalam kelas, anak-anak mempunyai teman yang banyak. Teman-teman mempunyai sifat yang berbeda-beda. Meskipun berbeda tidak boleh bertengkar atau saling mengejek. Suasana kelas menjadi aman dan tenteram. Misalnya pada suatu hari saat pelajaran menggambar. Anak anak menyiapkan alat gambar. Ada anak yang lupa membawa pensil warna. Sebagai teman yang baik, sudah seharusnya meminjamkan pensil warnanya untuk digunakan bersama. Untuk anak yang diberi pinjaman tentunya mengucapkan terima kasih.

Kita harus berbuat baik kepada semua orang. Dalam suatu kegiatan kebersihan di sekolah, anak-anak membawa alat kebersihan. Sapu, sabit, ember dan kain pel. Anak laki-laki membantu penjaga sekolah membersihkan rumput-rumput liar di halaman dan kebun sekolah. Anak-anak perempuan membersihkan ruang kelas, menyapu dan mengepel lantai. Pekerjaan itu dilakukan dengan senang hati. Anak anak sadar, kebersihan dan keindahan sekolah menjadi tanggung jawab bersama. Semua warga sekolah berkewajiban menjaga kebersihan.

Setiap ruang kelas disediakan tempat sampah. Anak-anak diwajibkan membuang sampah di tempat sampah. Kebersihan pangkal kesehatan, dan sehat itu indah.

Di sekolah anak-anak juga tidak boleh saling bertengkar. Pertengkaran bisa terjadi karena disebabkan hal-hal yang sepele, misalnya saling ejek, saling tabrakan secara tidak sengaja. Sebagai anak yang baik, sebelum terjadi pertengkaran seharusnya saling memaafkan. Kalau diantara anak-anak saling memaafkan maka bisa dipastikan tidak akan terjadi pertengkaran.

3. Rukun di Masyarakat

Gambar 4 Kerukunan di MasyarakatTahukah kalian nama-nama orang yang tinggal di sekitar rumah kalian? Apakah kalian sudah mengenal mereka? Tetangga adalah keluarga di sekitar rumah kita. Tetangga harus dijadikan saudara dekat. Kita tidak dapat hidup sendiri

kita butuh bantuan orang lain. Keluarga dekat kita adalah tetangga.

Dengan tetangga kita harus hidup rukun. Menjalin hubungan baik dan kerja sama. Tetangga mungkin saja berbeda asal suku dan agama dengan keluarga kita. Meskipun berbeda sudah seharusnya sebagai saudara terdekat dengan kita, kita saling membantu tanpa melihat perbedaan yang ada.

B. Saling Berbagi

Anak-anakku, pernahkah kalian mempunyai sesuatu sedangkan teman kalian tidak mempunyainya? Bagaimana sikap kalian? Apakah kalian membaginya dengan kalian tersebut?

Gambar 5 Berbagi_02 Gambar 5 Berbagi_01

Gambar 5 Berbagi_04 Gambar 5 Berbagi_03

Sebagai manusia yang saling membutuhkan, kita harus saling berbagi dan saling menolong. Apabila kalian memiliki sesuatu hendaknya saling berbagi. Baik dengan saudara maupun orang lain. Kita harus peduli dengan orang orang di sekitar kita. Jika ada kelebihan rezeki hendaklah kita berikan kepada orang yang membutuhkan.

Pernahkah kalian memberi uang kepada pengemis yang datang ke rumah kalian? Atau pernahkah kalian pergi ke panti asuhan untuk menyantuni anak yatim? Memberi uang kepada pengemis dan menyantuni anak yatim adalah contoh berbagi. Pengemis dan anak yatim membutuhkan pertolongan dan bantuan kita. Orang yang suka berbagi disebut dermawan. Sedangkan orang yang tidak suka berbagi disebut kikir atau pelit.

C. Tolong Menolong

Suka menolong orang lain adalah perbuatan mulia. Sebagai anak anak yang baik seharusnya taat kepada orang tua dan jangan bertengkar. Kalian juga harus saling menolong. Kita tidak bisa hidup sendiri, butuh pertolongan orang lain. Memberi pertolongan kepada orang lain harus dengan hati ikhlas, tanpa pamrih atau tidak mengharap imbalan.

Gambar 6 Tolong Menolong_01 Gambar 6 Tolong Menolong_02

Kita harus selalu siap untuk menolong jika dibutuhkan. Kalian dapat menolong orang lain menggunakan apa saja yang dimiliki.

Misalnya ada kejadian bencana gempa bumi, banjir dan tanah longsor. Di daerah bencana tersebut banyak orang kehilangan harta benda. Rumah, pakaian dan bahan makanan. Orang-orang tersebut membutuhkan pertolongan. Kita dapat membantu dengan memberikan bahan makanan, pakaian, obat-obatan dan uang.

Untuk menolong orang lain tidak harus menunggu bencana alam datang, tetapi kapan saja dapat dilakukan misalnya membantu fakir miskin dan membantu orang jompo.

Tolong menolong dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Tolong menolong sangat dianjurkan dalam hal kebaikan. Kita dilarang untuk tolong menolong dalam hal kejelekan.

Latihan Soal

Anak-anakku, silahkan di download soal-soal dibawah ini untuk belajar di rumah. Selamat belajar.

Soal Latihan 1 Gotong Royong_Paket_01

Soal Latihan 1 Gotong Royong_Paket_02

Soal Latihan 1 Gotong Royong_Paket_03

Daftar Pustaka

Pendidikan Kewarganegaraan: untuk SD/MI Kelas II/Lili Nurlaili. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Pendidikan Kewarganegaraan: untuk SD/MI Kelas II/Sajari, Suharto . — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Pendidikan Kewarganegaraan: untuk SD/MI Kelas II/Setiati Widihastuti, Fajar Rahayuningsih. —Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s