Bismillahirrohmaanirrohiim

Standar

Bismillahirrohmaanirrohiim. Tiba saatnya melaksanakan lokakarya sebagai kelanjutan pelaksanaan daring (dalam jaringan) Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan tahun 2019. Lokakarya dilaksanakan tanggal 26 September-17 Oktober 2019. Setelah itu akan dilaksanakan PPL tanggal 21 Oktober – 8 November 2019. Sedangkan Ujian Kinerja (Ukin) dilaksanakan tanggal 11-15 November, pendampingan Ujian Pengetahuan (UP) tanggal 23-24 Novembr 2019. Mohon doanya njih, Bapak/Ibu.

Heat as Source of Energy

Standar

Pada praktikum kali ini, anak-anakku kelas 4A MIM Karanganyar melakukan penyelidikan tentang panas dan energi. Dengan alat dan bahan berupa gunting, kertas, benang dan tusuk sate anak-anakku membuat kertas spiral. Kemudian kertas spiral itu dipanaskan di atas lilin. Panas yang dihasilkan oleh lilin menghasilkan energi gerak pada kertas spiral. Ini namanya heat as source of energy.

Benefit of Sunlight

Standar

Matahari merupakan sumber energi cahaya yang utama. Cahaya matahari banyak sekali manfaatnya. Misalnya digunakan tumbuhan untuk membuat makanan. Tanaman membuat makanan di daun, oleh karena itu tumbuhan harus terkena cahaya matahari setiap hari. Bagaimana jika tumbuhan tidak terkena cahaya matahari? Untuk mengetahui jawaban tersebut, anak-anakku di kelas 4A MIM Karanganyar melaksanakan tugas proyek ini.

Kegiatan belajar mengajar berbasis proyek ini dikerjakan bersama teman sebangku. Tujuan dari kegian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cahaya matahari bagi tumbuhan. Alat dan bahan yang digunakan adalah 2 (dua) biji tumbuhan (kacang hijau) yang sama, masing-masing tumbuhan ditanam pada pot yang berbeda. Pertama, anak-anakku menyiapkanlah dua tumbuhan pada pot yang berbeda. Kemudian memberi tanda A dan B pada masing masing pot. Tumbuhan A simpan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari. Tumbuhan B simpan di tempat yang terkena cahaya matahari. Anak-anakku mengamati keadaan tumbuhan selama satu minggu.

Kegiatan yang Mencerminkan Persatuan dan Kesatuan

Standar

Menjadi rangkaian kegiatan belajar mengajar tema 1 dalam mengantarkan peserta didik melaksanakan kegiatan yang mencerminkan persatuan dan kesatuan, anak-anakku kelas 4A MI Muhammadiyah Karanganyar mengadakan rapat panitia lomba dalam rangka peringatan HUT Republik Indonesia yang ke-74. Mereka merangcang berbagai kegiatan lomba diantaranya adalah lomba makan kerupuk, balap kelereng dan memasukkan pensil dalam botol. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat mempererat persatuan dan kesatuan.

Part of Ear

Standar

Panca indera kita yang berguna untuk mendengar adalah telinga. Telinga manusia terdiri dari tiga bagian, yaitu telinga luar (outer ear), telinga tengah (middle ear), dan yang terakhir telinga bagian dalam (inner ear).

Proses suatu bunyi dapat didengar oleh seseorang diawali dengan masuknya bunyi ke dalam telinga yang ditangkap oleh daun telinga. Bunyi selanjutnya diteruskan ke bagian telinga yang paling dalam. Kemudian informasi diteruskan ke otak melalui saraf pendengaran.

Telinga merupakan alat indra yang memiliki fungsi penting, yaitu untuk mendengar bunyi yang ada di sekitar. Salah satu peran penting telinga adalah sebagai alat untuk memperlancar komunikasi. Komunikasi dapat berlangsung dengan baik jika fungsi indra pendengaran juga baik. Untuk itu, penting kiranya merawat telinga agar tetap berfungsi dengan baik.

Percobaan Frekuensi Bunyi

Standar

Kali ini anak-anakku kelas IV A MI Muhammadiyah Karanganyar belajar tentang frekuensi bunyi dengan menggunakan beberapa botol sirup bekas. Masing-masing botol diisi dengan jumlah air yang berbeda satu sama lain. Posisi seluruh botol diatur secara sejajar untuk memudahkan memukulnya. Susunan diatur dengan mengisi botol pertama dengan sedikit air, botol kedua lebih banyak dan seterusnya hingga botol terakhir berisi paling banyak air. Selanjutnya pukul pinggiran botol dengan tongkat kayu/pensil dengan urutan dari botol yang berisi paling sedikit air hingga yang terbanyak, sambil diamati perbedaan suara yang terdengar. Masing-masing dari botol akan memiliki nada yang berbeda ketika dipukul dengan pensil. Botol yang berisi air paling banyak akan memiliki nada terendah sedangkan botol dengan air yang lebih sedikit akan memiliki nada yang lebih tinggi. Getaran kecil yang dibuat ketika memukul botol menciptakan gelombang suara yang merambat melalui air. Air yang lebih banyak akan menyebabkan getaran merambat dengan lebih lambat sehingga menghasilkan suara dengan nada lebih rendah.

Belajar Pecahan

Standar

Berdasarkan berbagai penelitian, pemanfaatan media dalam kegiatan belajar mengajar termasuk mata pelajaran matematika sangat bermanfaat bagi kesuksesan sebuah proses pembelajaran. Konsep matematika yang bersifat abstrak misalnya pecahan, bisa disampaikan dengan menggunakan media kertas. Kertas sebagai media konkrit dapat mengantarkan peserta didik memahami materi pelajaran pecahan dengan mudah.

 

Menjelaskan Keberagaman Suku di Indonesia

Standar

Ada lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia, atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010. Suku Jawa adalah kelompok suku terbesar di Indonesia dengan jumlah mencapai 41% dari total populasi. Orang Jawa kebanyakan berkumpul di pulau Jawa, akan tetapi jutaan jiwa telah bertransmigrasi dan tersebar ke berbagai pulau di Nusantara, bahkan bermigrasi ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Suriname. Suku Sunda, Suku Batak, dan Suku Madura adalah kelompok terbesar berikutnya di negara ini. Banyak suku-suku terpencil, terutama di Kalimantan dan Papua, memiliki populasi kecil yang hanya beranggotakan ratusan orang. Sebagian besar bahasa daerah masuk dalam golongan rumpun bahasa Austronesia, meskipun demikian sejumlah besar suku di Papua tergolong dalam rumpun bahasa Papua atau Melanesia.

Pembagian kelompok suku di Indonesia tidak mutlak dan tidak jelas akibat perpindahan penduduk, percampuran budaya, dan saling mempengaruhi; sebagai contoh sebagian pihak berpendapat orang Cirebon adalah suku tersendiri dengan dialek yang khusus pula, sedangkan sementara pihak lainnya berpendapat bahwa mereka hanyalah subetnik dari suku Jawa secara keseluruhan. Demikian pula suku Baduy dan suku Banten yang sementara pihak menganggap mereka sebagai bagian dari keseluruhan suku Sunda. Contoh lain percampuran suku bangsa adalah suku Betawi yang merupakan suku bangsa hasil percampuran berbagai suku bangsa pendatang baik dari Nusantara maupun Tionghoa dan Arab yang datang dan tinggal di Batavia pada era kolonial. (sumber: wikipedia)

Ikut (Sedikit) Andil

Standar

Sebagai warga negara yang baik, ingin juga rasanya bisa ikut andil dalam membangun negara.  Kali ini saya ikut sedikit ambi peran dalam mensukseskan Pemilihan Umum tahun 2019 sebagai Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Tugas PTPS adalah memastikan pelaksanaan pemungutan suara di TPS berjalan sesuai aturan. Sehari sebelum pelaksanaan pemungutan, saya bertugas memantau distribusi logistik pemilu sampai di TPS dan pada hari pemungutan, sebagai PTPS saya bertugas mengawal suara mulai dari pelaksanaan pencoblosan sampai ke Kelurahan. Semangats.

 

Belajar Statistik Sederhana

Standar

Anak-anak kelas 4C MI Muhammadiyah Karanganyar belajar tentang statistik sederhana. Kali ini mereka belajar di Jalan Ngalian. Sebelum memperoleh sebuah data, maka kita harus melakukan proses pengumpulan data. Ada beberapa cara yang biasa dilakukan untuk mendapatkan data, diantaranya melalui: penelitian, wawancara, polling/angket dan penghitungan langsung. Setelah memperoleh data, data-data tersebut disajikan dalam beragam bentuk. Bisa dalam bentuk tabel maupun diagram.

Belajar Luas Segitiga

Standar

Karanganyar (28/02), siswa-siswi kelas 4C MI Muhammadiyah Karanganyar belajar tentang luas segitiga menggunakan media kertas lipat. Pada kegiatan belajar mengajar kali ini, siswa-siswi mencari luas segitiga berdasarkan luas persegi yang telah mereka pelajari sebelumnya. Mereka menggunting kertas lipat yang berbentuk persegi menjadi dua. Setelah itu mereka menghitung jumlah persegi yang ada di bangun segitiga tersebut. Ternyata jumlah persegi di dalam segitiga adalah setengah dari jumlah persegi yang terdapat dalam bangun persegi yang tadi dipotong. Maka luas segitiga adalah setengah dari luas persegi.

Menjelaskan Keberagaman Suku di Indonesia

Standar

Ada lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia, atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010. Suku Jawa adalah kelompok suku terbesar di Indonesia dengan jumlah mencapai 41% dari total populasi. Orang Jawa kebanyakan berkumpul di pulau Jawa, akan tetapi jutaan jiwa telah bertransmigrasi dan tersebar ke berbagai pulau di Nusantara, bahkan bermigrasi ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Suriname. Suku Sunda, Suku Batak, dan Suku Madura adalah kelompok terbesar berikutnya di negara ini. Banyak suku-suku terpencil, terutama di Kalimantan dan Papua, memiliki populasi kecil yang hanya beranggotakan ratusan orang. Sebagian besar bahasa daerah masuk dalam golongan rumpun bahasa Austronesia, meskipun demikian sejumlah besar suku di Papua tergolong dalam rumpun bahasa Papua atau Melanesia.

Pembagian kelompok suku di Indonesia tidak mutlak dan tidak jelas akibat perpindahan penduduk, percampuran budaya, dan saling mempengaruhi; sebagai contoh sebagian pihak berpendapat orang Cirebon adalah suku tersendiri dengan dialek yang khusus pula, sedangkan sementara pihak lainnya berpendapat bahwa mereka hanyalah subetnik dari suku Jawa secara keseluruhan. Demikian pula suku Baduy dan suku Banten yang sementara pihak menganggap mereka sebagai bagian dari keseluruhan suku Sunda. Contoh lain percampuran suku bangsa adalah suku Betawi yang merupakan suku bangsa hasil percampuran berbagai suku bangsa pendatang baik dari Nusantara maupun Tionghoa dan Arab yang datang dan tinggal di Batavia pada era kolonial.  (sumber: wikipedia)

Budayakan Ngantri Yuuuk ….

Standar

Kedisiplinan dalam mentaati aturan sudah seharusnya kita biasakan sejak dini. Penegakan hukum di sebuah negara besar seperti Indonesia perlu dimulai dari pembiasaan yang kecil-kecil seperti misalnya dengan membudayakan antri. Dengan membudayakan antri kita tidak mengambil hak orang lain. Dengan membudayakan antri kita secara otomatis akan menegakkan keadilan bagi orang lain. Budayakan ngantri yuuuk ….

Sifat-sifat Cahaya

Standar

Cahaya memiliki beberapa sifat yaitu menembus benda bening, dapat dipantulkan, merambat lurus, dapat dibiaskan, dan dapat diuraikan. Kali ini, anak-anak kelas 4C MI Muhammadiyah Karanganyar Jawa Tengah belajar tentang sifat-sifat cahaya.

Cahaya Dapat Menembus Benda Bening 

Benda bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya. Contoh benda bening antara lain kaca, mika, plastik bening, air jernih, dan botol bening. Berdasarkan kemampuan cahaya dalam menembus benda dapat dibedakan menjadi 3 yaitu:

1.Benda bening atau transparan, yaitu benda-benda yang dapat ditembus atau dilewati cahaya. Benda bening meneruskan semua cahaya yang mengenainya. Contohnya kaca yang bening dan air jernih.

2.Benda translusens, yaitu benda-benda yang hanya dapat meneruskan sebagian cahaya yang diterimanya. Contohnya air keruh, kaca dop, dan bohlam susu.

3.Opaque atau benda tidak tembus cahaya, yaitu benda gelap yang tidak dapat ditembus oleh cahaya sama sekali. Opaque hanya memantulkan semua cahaya yang mengenainya. Contohnya buku tebal, kayu, tembok, dan besi.

Sifat cahaya yang dapat menembus benda bening, memungkinkan cahaya matahari dapat menembus permukaan air yang jernih, sehingga tanaman yang hidup di dasar air dapat tetap tumbuh dengan baik. Sifat cahaya yang dapat menembus benda bening ini dapat dimanfaatkan orang untuk membuat berbagai peralatan misalnya kacamata, akuarium, kaca mobil, dan termometer.

Cahaya Merambat Lurus

Cahaya akan merambat lurus jika melewati satu medium perantara. Peristiwa ini dapat dibuktikan dengan nyala lampu senter yang merambat lurus. Cahaya yang merambat lurus juga dapat kita lihat dari berkas cahaya matahari yang menerobos masuk melalui celah genting maupun ventilasi akan tampak berupa garis-garis lurus. Kedua hal tersebut membuktikan bahwa cahaya merambat lurus.

Kegiatan yang dapat membuktikan bahwa cahaya merambat lurus adalah dengan menggunakan karton yang diberi lubang seperti gambar di atas. Ketika lobang karton disusun lurus kita dapat melihat cahaya lilin, namun ketika salah satu lobang digeser kita tidak bisa lagi melihat cahaya tersebut. Sifat cahaya yang selalu merambat lurus ini dimanfaatkan manusia pada pembuatan lampu senter dan lampu kendaraan bermotor. 

Cahaya Dapat Dipantulkan

Pemantulan (refleksi) atau pencerminan adalah proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya dapat dibedakan menjadi dua yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur (difus).

Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar. Pemantulan teratur terjadi apabila cahaya mengenai benda yang permukaannya rata dan mengkilap/licin. Salah satu benda yang dapat memantulkan cahaya adalah cermin. Cermin merupakan benda yang dapat memantulkan cahaya paling sempurna. Hal ini disebabkan cermin memiliki permukaan yang halus dan mengkilap.

Pada benda semacam ini, cahaya dipantulkan dengan arah yang sejajar, sehingga dapat membentuk bayangan benda dengan sangat baik. Contoh peristiwa pemantulan cahaya adalah saat kita bercermin. Bayangan tubuh kita akan terlihat di cermin, karena cahaya yang dipantulkan tubuh kita, saat mengenai permukaan cermin, dipantulkan, atau dipancarkan kembali hingga masuk ke mata kita.

Sedangkan pemantulan baur terjadi karena cahaya mengenai benda yang permukaannya tidak rata. Contoh pemantulan baur yaitu pada tanah yang tidak rata atau pada air yang bergelombang. Adanya pemantulan baur, tempat-tempat yang tidak ikut terkena cahaya secara langsung akan ikut menjadi terang. Inilah keuntungan adanya pemantulan baur.

Cahaya Dapat Dibiaskan

Pembiasan adalah pembelokan arah rambat cahaya saat melewati dua medium yang berbeda kerapatannya. Pembiasan cahaya dimanfaatkan manusia dalam pembuatan berbagai alat optik. Pembiasan cahaya menyebabkan terjadinya beberapa peristiwa dalam kehidupn sehari-hari yang diuraikan sebagai berikut.

1.Dasar air yang jernih kelihatan lebih dangkal dari yang sebenarnya.

2.Pensil atau benda lurus lainnya yang diletakkan pada gelas yang berisi air akan terlihat patah atau bengkok.

3.Peristiwa fatamorgana yang terjadi karena berkas cahaya yang berjalan dari udara dingin ke udara panas terbiaskan ke arah horizontal, sehingga suatu benda tampak muncul di atas posisi yang sebenarnya.

4.Uang logam di dalam air jernih kelihatan lebih dekat ke permukaan.

5.Ikan di akuarium kelihatan lebih besar.

Seperti pada pemantulan cahaya, pada pembiasan cahaya juga berlaku hukum pembiasan cahaya yang diuraikan sebagai berikut.

1.Apabila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. Misalnya cahaya merambat dari udara ke air.

2.Apabila cahaya merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Misalnya cahaya merambat dari air ke udara.

Cahaya Dapat Diuraikan

Istilah lain dari penguraian cahaya ialah dispersi cahaya. Contoh peristiwa dispersi cahaya yang terjadi secara alami adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Pelangi biasanya muncul setelah hujan turun. Pelangi terdiri dari beberapa warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Sebenarnya warna-warna tersebut berasal dari satu warna saja yaitu warna putih dari cahaya matahari. Namun karena cahaya matahari tersebut dibiaskan oleh titik air hujan, akibatnya cahaya putih diuraikan menjadi beberapa macam warna, sehingga terjadilah warna-warna indah pelangi. Peristiwa penguraian cahaya putih menjadi berbagai warna disebut dispersi cahaya.

Cahaya putih dapat diuraikan menjadi berbagai macam warna sehingga cahaya putih disebut sinar polikromatik. Cahaya putih seperti cahaya matahari termasuk jenis cahaya polikromatik. Cahaya polikromatik adalah cahaya yang tersusun atas beberapa komponen warna. Cahaya putih tersusun atas spektrum-spektrum cahaya yang berwarna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Sedangkan peristiwa perpaduan berbagai warna cahaya menjadi warna putih disebut spektrum cahaya. Spektrum warna yang tidak dapat diuraikan lagi disebut cahaya monokromatik. Contoh lain dari peristiwa penguraian cahaya yaitu terjadinya  halo yang mengelilingi bulan atau matahari dan gelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warna.

Belajar di Pasar Jungke

Standar

Hari yang membahagiakan. Hari dimana anak-anakku kelas 4C melaksanakan kegiatan outing class di Pasar Jungke Karanganyar. Kegiatan outing class ini merupakan rangkaian kegiatan belajar mengajar di tema 4 berbagai pekerjaan. Dalam kegiatan ini, anak-anakku belajar mengidentifikasi berbagai pekerjaan di lingkungan sekitar, sumber daya alam dan pemanfaatannya bagi pemenuhan kebutuhan manusia.

Field Trip Semester Gasal Sukses

Standar

Untuk mengisi waktu jeda tengah semester gasal, anak-anakku kelas 4C MI Muhammadiyah Karanganyar melaksanakan field trip. Kali ini mereka field trip ke Telaga Madirda Ngargoyoso Karanganyar. Disana anak-anak melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya adalah menebar benih ikan, kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar telaga dan memberikan bantuan bak sampah untuk pengelola telaga.

Part of Plant Body

Standar

Bagian-bagian tubuh tumbuhan yaitu akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Akar berfungsi untuk menyerap sari-sari makanan atau zat hara dan air dari dalam tanah. Akar dapat dibedakan menjadi dua yaitu akar tungang dan akar serabut. Bagian tubuh tumbuhan yang berada di atas akar yaitu batang. Batang berfungsi untuk mengokohkan tanaman dan juga tempat melekatnya daun dan bunga. Cabang dari batang kita kenal dengan istilah dahan. Cabang dari dahan yaitu ranting. Sedangkan cabang dari ranting adalah tangkai. Daun adalah bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Bunga adalah alat perkembangbiakan pada tumbuhan. Setelah berbunga, tumbuhan akan menghasilkan buah yang di dalamnya terdapat biji.

Alhamdulillah, Mr.Supri Terima Anugerah GTK Madrasah

Standar

Bertempat di Hotel Candi Indah Semarang, pada tanggal 29-31 Agustus 2018 Mr.Supri menerima Anugerah Guru dan Tenaga Pendidikan Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 untuk kategori guru MI. Mr.Supri berhasil menyisihkan belasan guru yang berasal dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Selanjutnya, Mr.Supri mewakili Jawa Tengah di ajang kompetisi yang sama di tingkat nasional. Mohon doa restu para pembaca semuanya.

Benefit of Sun Light

Standar

Matahari merupakan sumber energi cahaya yang utama. Cahaya matahari banyak sekali manfaatnya. Misalnya digunakan tumbuhan untuk membuat makanan. Tanaman membuat makanan di daun, oleh karena itu tumbuhan harus terkena cahaya matahari setiap hari. Bagaimana jika tumbuhan tidak terkena cahaya matahari? Untuk mengetahui jawaban tersebut, anak-anakku di kelas 4C MIM Karanganyar melaksanakan tugas proyek ini.

Kegiatan belajar mengajar berbasis proyek ini dikerjakan bersama teman sebangku. Tujuan dari kegian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cahaya matahari bagi tumbuhan. Alat dan bahan yang digunakan adalah 2 (dua) biji tumbuhan (kacang hijau) yang sama, masing-masing tumbuhan ditanam pada pot yang berbeda. Pertama, anak-anakku menyiapkanlah dua tumbuhan pada pot yang berbeda. Kemudian memberi tanda A dan B pada masing masing pot. Tumbuhan A simpan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari. Tumbuhan B simpan di tempat yang terkena cahaya matahari. Anak-anakku mengamati keadaan tumbuhan selama satu minggu.

Tilawah Pagi, Awali Hari Penuh Makna

Standar

Anak-anakku kelas 4C MI Muhammadiyah Karanganyar setiap pagi melaksanakan kegiatan tilawah pagi. Kegiatan yang dilaksanakan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai ini bertujuan untuk membiasakan siswa-siswi membaca Al-Quran, mendekatkan siswa dengan Al-Quran dan tentunya juga agar ilmu yang didapatkan pada hari yang diawali dengan membaca Al-Quran tersebut dapat memberikan kemanfaatan bagi siswa-siswi kelak di kemudian harinya. Setiap pagi anak-anak membaca secara bersama-sama 1 ruku’ dan alhamdulillah sampai sekarang masih terus dilaksanakan dan semoga istiqomah. Aamiin.

 

 

Pentingnya Persatuan

Standar

Berdasarkan istilah persatuan dan kesatuan sendiri berasal dari kata satu yang berarti utuh atau tidak terpecah-belah. Persatuan dapat diartikan sebagai perkumpulan dari berbagai komponen yang membentuk menjadi satu. Sedangkan Kesatuan merupakan hasil perkumpulan tersebut yang telah menjadi satu dan utuh. Sehingga kesatuan erat hubungannya dengan keutuhan. Dengan demikian persatuan dan kesatuan mengandung arti bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.

Pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, pengertian “Persatuan Indonesia“ adalah sebagai faktor kunci yaitu sebagai sumber semangat, motivasi dan penggerak perjuangan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi sebagai berikut : “Dan perjuangan pergerakan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa menghantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur“. Arti Penting Persatuan dan Kesatuan bagi bangsa Indonesia adalah sebagai alat untuk cita-cita proklamasi kemerdekaan yakni masyarakat yang adil dan makmur. Persatuan sangatlah penting bagi sebuah negara yang ingin hidup sejahtera. Dengan persatuan pula sebuah negara bahkan bisa bersatu dengan negara lain. Persatuan juga akan mewujudkan kerjasama yang baik diantara orang di dalamnya.