Belajar Jujur di Kantin Kejujuran

Standar

OLYMPUS DIGITAL CAMERAAnak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar pada Senin sampai Senin (17-24/02), melaksanakan kegiatan berbasis proyek (PBL) Kantin Kejujuran. Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian kegiatan belajar mengajar untuk memenuhi Kompetensi Dasar (KD) nomer 4.1. Mengenal nilai kejujuran, kedisiplinan dan senang bekerja dalam kehidupan sehari-hari dan nomer 4.2. Melaksanakan perilaku jujur, disiplin dan senang bekerja dalam kegiatan sehari-hari. Dalam kegiatan ini siswa menyiapkan barang/makanan yang akan dijual di “Kantin Kejujuran Kelas 2B MIM Karanganyar” dari rumah, barang/makanan yang telah disiapkan dibawa ke sekolah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan (setiap hari ada 5 anak yang mendapatkan jadwal jualan), sesampainya di kelas anak-anak membuat daftar harga barang kemudian barang/makanan ditempatkan di tempat yang telah disediakan. Penjual tidak diperkenankan menunggui barang jualan. Pembeli memilih barang dan membayar sesuai dengan nominal harga barang yang dibeli tersebut dengan meletakkan uang ditempat yang telah ditentukan. Kemudian siswa membuat laporan hasil penjualan di “Kantin Kejujuran Kelas 2B MIM Karanganyar”.

Baitul Arqom Jumantono Sukses

Standar

_Baitul Arqom Dasar PCPM Jumantono KaranganyarBerdasarkan instruksi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Karanganyar kepada tim instruktur PDPM Karanganyar, saya bersama dengan tim instruktur PDPM Karanganyar pada Ahad (16/02), melaksanakan Baitul Arqom Dasar (BAD) di Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Jumantono. Kegiatan yang berlangsung di MTs Muhammadiyah 5 Jumantono ini diikuti oleh puluhan pimpinan dan anggota PCPM Jumantono. Fastabiqul khoirot ….

Identifikasi Sumber-sumber Energi

Standar

Anak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar kali ini melaksanakan kegiatan belajar di masjid. Kali ini mereka mengidentifikasi sumber-sumber energi untuk materi pelajaran sains. Dalam kegatan ini mereka memilah-milah gambar sumber-sumber energi yang mereka bawa dari di rumah menjadi kelompok-kelompok sumber energi kimia, panas, cahaya, bunyi dan juga gerak. Duh, senangnya ….

_Indentifikasi Sumber-sumber Energi_01 _Indentifikasi Sumber-sumber Energi_02

_Indentifikasi Sumber-sumber Energi_03 _Indentifikasi Sumber-sumber Energi_04

Buat Kolase Yuuuk ….

Standar

Kelas 2B MIM Karanganyar riuh. Anak-anakku sedang mencermati gambar dan juga tulisan yang ada di dalam lembaran-lembaran koran bekas yang mereka bawa dari rumah. Kali ini mereka melaksanakan kegiatan membuat kolase. Kegiatan ini dilaksanakan untuk konsep musyawarah materi pelajaran PKn. Mereka menyusun sebuah kolase tentang musyawarah. Dalam kegiatan ini siswa dituntut untuk kreatif, sabar dan teliti. Seperti apa bentuk kegiatannya?

_Kolase_02 _Kolase_01

Bosen Belajar di Dalam Kelas? Saatnya Belajar di Luar

Standar

_Outing Class_02 _Outing Class_01

“Anak-anakku, bawa buku kalian! Jangan lupa kertas koran untuk alas duduk, kita akan belajar di luar kelas.” Yes! Yes! Yes! Keceriaan dari anak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar begitu terpancar saat kegiatan belajar mengajar di luar kelas yang kami lakukan beberapa waktu yang lalu. KBM boleh saja dan bisa dilaksanakan di luar kelas sebagai alternatif untuk mengusir sedikit kebosenan peserta didik. Ada yang mau ikutan? Semangaaat!!!

TOT Tim Instruktur PDPM

Standar

_TOT PDPM Karanganyar 2013-2014Sebagai bagian dari tugas persyarikatan, saya pada Selasa (31/12) sampai dengan Rabu (01/01) mendapatkan amanah selaku sekretaris Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Matesih untuk mengikuti Training of Trainer (TOT) Tim Instruktur yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Karanganyar di Balai Diklat Muhammadiyah Tawangmangu Karanganyar.

Amanah Baru, Bismillah ….

Standar

_NETS 2013_00 _NETS 2013_01

Kembali nama MI Muhammadiyah menggetarkan dunia pendidian tanah air. Pada Sabtu (28/12), kontingen MI Muhammadiyah Karanganyar berhasil memenangi kompetisi bergengsi tingkat nasional yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Acara yang bertajuk National Olympiad for Student, School and Teacher (NOST) ini merupakan rangkaian acara National Olympiad and International Conference for Education, Technology, and Science (NETS) 2013. Perwakilan siswa (student) yang memenangi kompetisi bergengsi ini adalah ananda Hadiz Nur Rahman Ghazali berhasil merebut juara 1 bidang lomba Matematika tingkat SD/MI. Sedangkan website MIM Karanganyar merebut juara harapan 1 bidang lomba website sekolah (school). Dan juga web blog Catatan Mr.Supri yang merupakan perwakilan lomba yang diikuti guru (teacher) menyabet juara 1 bidang lomba web blog guru.

Secara khusus untuk web blog Catatan Mr.Supri, acara berskala nasional ini merupakan tonggak awal amanah baru yang disampirkan kepada web blog Catatan Mr.Supri. Karena bagaimanapun web blog ini telah berhasil menjadi juara 1 lomba blog guru tingkat nasional. Mohon doanya, semoga bisa memperbaiki diri.

Belajar tentang Manfaat Tanaman Obat

Standar

Pada materi pelajaran sains kali ini, anak-anakku kelas 2B belajar tentang manfaat tumbuhan. Anak-anak mengidentifikasi tanaman obat beserta kegunaannya. Pada kegiatan ini, saya meminta anak-anak membawa satu paket bumbu dapur (jahe, sereh, kunyit, lengkuas, dll) dari rumah dan menanyakan manfaat masing-masing bahan kepada orang tua mereka. Sesampainya di sekolah saya meminta anak-anal melengkapi lembar kerja yang berisi kolom: nama bahan, manfaat dan potongan bahan. Mereka mengisi lembar kerja tersebut berdasarkan hasil wawancara mereka dengan orang tua mereka.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Habitat of Animal

Standar

Senin (28/10), anak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar belajar tentang Tempat Hidup Hewan (Habitat of Animal). Kali ini mereka melakukan percobaan yang melibatkan ikan. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang tempat hidup makhluk hidup. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan dalam percobaan ini adalah gelas, air, ikan, dan garam.

Mula-mula ikan dimasukkan ke dalam toples yang berisi air tawar. Siswa melakukan pengamatan dan juga menggambar di Lembar Kerja. Kemudian siswa memasukkan garam 3 sendok makan ke dalam air dan dengan pelan mengaduk air. Siswa melakukan pengamatan kedua terkait dengan kondisi ikan setelah air diberi garam. Di akhir kegiatan siswa menyimpulkan hasil pengamatan.

_habtitat of animal_01 _habtitat of animal_02

_habtitat of animal_03 _habtitat of animal_04

Memfasilitasi PAKEM (Lagi)

Standar

Jaten (21-23/10), kembali saya bersama dengan team fasilitator daerah (FASDA) USAID PRIORITAS Jawa Tengah memfasilitasi Diseminasi PAKEM bagi guru-guru di lingkungan UPT PUD NFI dan SD Kecamatan Jaten Karanganyar Jawa Tengah. Dalam acara yang dilaksanakan di SDN 01 Jetis dan SDN 03 Jetis ini saya membawakan sesi Unit 2 dan sesi Unit 4. Alhamdulillah, pelatihan berjalan lancar, semoga membawa kebaikan untuk guru-guru peserta pelatihan khususnya dan untuk pendidikan di Jaten secara umum. Amin.

_Diseminasi PAKEM di UPT PAUD SD Kecamatan Jaten Karanganyar_01 _Diseminasi PAKEM di UPT PAUD SD Kecamatan Jaten Karanganyar

Growth of Plant

Standar

Kegiatan belajar mengajar berbasis proyek untuk materi Pertumbuhan pada Hewan telah dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Selanjutnya pada tanggal 05-11/10, anak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar melaksanakan kegiatan belajar mengajar berbasis proyek untuk materi Pertumbuhan pada Tumbuhan (Growth of Plant). Berikut inilah hasil jepretan kamera pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk materi ini.

_Growth of Plant (1) _Growth of Plant (2) _Growth of Plant (4) _Growth of Plant (3)

_Growth of Plant (5) _Growth of Plant (6) _Growth of Plant (7) _Growth of Plant

Kisah Kebersamaan di Balik Katering

Standar

OLYMPUS DIGITAL CAMERAWaktu menunjukkan pukul 10.55. Saatnya istirahat kelas bawah, termasuk saatnya istirahat bagi anak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar. Begitu tanda bel istirahat berbunyi, tanpa di komando beberapa anak-anaku menempatkan diri untuk menyiapkan makan siang untuk teman-teman mereka. Subhanalloh, dengan sigap mereka berusaha ‘melayani’ teman mengambilkan nasi, lauk dan juga sayur. Nilai kebersamaan dan kekeluargaan terpancar dari pelaksanaan program katering. Luar biasa….

Part of Plant Body

Standar

_Part of Plant Body_01 _Part of Plant Body_02 _Part of Plant Body_03 _Part of Plant Body_04 _Part of Plant Body_05 _Part of Plant Body_06 _Part of Plant Body_07 _Part of Plant Body_08

“Anak-anaku, hari ini kita akan membuat herbarium”. “Mr.Supri, herbarium itu apa ta?”. Rasa ingin tahu yang mendalam nampak dari wajah anak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar. Hari ini anak-anakku belajar tentang part of plant body. Mr.Supri mengajak mereka ke kebun belakang madrasah. Disana mereka mencabut 3 tanaman yang akan mereka simpan di herbarium mereka. Mau tahu hasilnya seperti apa? Silahkan lihat gambar diatas! Bagus kan?

Donor Darah Yuuuk….

Standar

Selasa (27/08) pagi suasana kelas 2B begitu riuh, pada mata pelajaran civics kali ini Pak Supri berjanji akan mengajak anak-anak outing class ke PMI Karanganyar. Outing class kali ini dilaksanakan untuk mata pelajaran PKn materi tolong menolong. Segera setelah semuanya dirasa siap, anak-anakku langsung naik mobil antar jemput yang sudah siap di halaman MIM Karanganyar menuju PMI Karanganyar.

_Outing Class PMI 2013_01 _Outing Class PMI 2013_02 _Outing Class PMI 2013_03 _Outing Class PMI 2013_04

_Outing Class PMI 2013_05 _Outing Class PMI 2013_06 _Outing Class PMI 2013_07 _Outing Class PMI 2013_09 Read the rest of this entry

Pesantren yang Mengesankan

Standar

Kelas 2B MIM Karanganyar begitu terlihat begitu kidmat begitu kegiatan setoran hafalan dilaksanakan, Sabtu (27/08). Satu jam kemudian suasana begitu meriah begitu sesi jeda yang berupa kegiatan menghias kaligrafi dengan manik-manik dilaksanakan. Anak-anakku kelas 2B MIM Karanganyar pada Sabtu (27/08) dan Senin (19/08) melaksanakan pesantren Ramadhan 1434 H sebagai penutup kegiatan belajar mengajar sebelum hari raya idul Fitri 1434H. Setelah dua hari pesantren, anak-anakku libur Idul Fitri sampai dengan jumat (16/08). Anak-anakku akan masuk lagi hari Sabtu (17/08) untuk mengikuti halal bi halal dan juga upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

_Pesantren Ramadhan 1434H_01 _Pesantren Ramadhan 1434H_02

Part of Animal Body

Standar

Pagi yang sangat cerah, anak-anakku dengan semangat yang luar biasa berjalan menyusuri jalan Citarum menuju rumah (kandang) sapi yang letaknya di kampung sebelah timur komplek pendidikan Donomulyo Karanganyar. Di kandang sapi mereka belajar tentang part of animal body. Mereka mengidentifikasi bagian-bagian tubuh sapi. Selain itu mereka juga berkempatan memberi makan sapi dan juga menyentuh serta melihat dari dekat sapi. Duh senangnya….

_Part of Animal Body_01 _Part of Animal Body_02 _Part of Animal Body_03

_Part of Animal Body_04 _Part of Animal Body_05 _Part of Animal Body_06

Belajar Membilang

Standar

_Membilang_01 _Membilang_02 _Membilang_04 _Membilang_03

Wuih, senangnya belajar sambil jalan-jalan. Kali ini anak-anakku 2B MIM Karanganyar belajar matematika. Kegiatan yang diadakan di pinggir Jalan Ngaliyan karanganyar ini bertujuan untuk menghitung jumlah kendaraan yang lewat. Mereka sedang belajar membilang angka 100-500. Dengan membawa lembar kerja mereka menghitung satu demi satu kendaraan yang lewat selama waktu 20 menit. Setelah itu dilaksanakan presentasi di kelas serta penyampaian penguatan oleh Mr.Supri.

Ketua Kelas Aiko

Standar

Senin (15/07) kelas 2B mengadakan pemilihan ketua kelas. Semuanya ada 12 calon ketua kelas. Calon ketua kelas telah kampanye pada hari Sabtu (13/07). Pada pemilihan yang berlangsung secara langsung, umum, bebas dan rahasia ini terpilih sebagai ketua kelas 2B tahun 2013/2014 ini adalah Aiko yang memperoleh dukungan 8 suara. Selamat kepada Aiko. Perolehan suara selengkapnya pada pemilihan ketua kelas 2B MIM Karanganyar pada Senin (15/07) adalah Almira (4), Thorix (2), Daffa (1), Rida (2), Aiko (8), Kenzie (5), Azka (0), Aziz (2), Queenta (1), Rafli (3), Sutan (1) dan Zulfan (1).

_Pemilihan Ketua Kelas 2B_01 _Pemilihan Ketua Kelas 2B_02

_Pemilihan Ketua Kelas 2B_03 _Pemilihan Ketua Kelas 2B_04

_Pemilihan Ketua Kelas 2B_05 _Pemilihan Ketua Kelas 2B_06

Liburan (Part 2): Silaturahim ke Purwokerto

Standar

Setelah berhari-hari berkutat dengan pelatihan, pelatihan dan pelatihan. Akhirnya hari yang ditunggu sampai juga. Pada hari Ahad (07/07), saya bersama Dik Zuha dan juga Bundanya Dik Zuha meluncur ke Purwokerto. Kota dimana Eyangnya Dik Zuha tinggal. Perjalanan yang sangat panjang dan juga laaama. Kami berangkat dari Matesih pukul 07.45 dengan sepeda motor, setelah sampai di Karanganyar saya menitipkan sepeda motor di rumah teman. Kami dapat bus yang membawa kami ke Solo sekitar jam 09.30. Dari Terminal Tirtonadi Solo kami naik bus MIRA jurusan Jogjakarta. Sampai di Terminal Giwangan sekitar pukul 12.00. Kami sholat jama’ ta’dzim dilanjutkan makan siang di TPY Giwangan. Untuk menuju ke Purwokerto kami naik bus patas Efisiensi. Setelah ngantri sangaaat panjang akhirnya kami bisa dapat tiket dan berangkat pukul 14.30. Sekitar 4 jam perjalanan kami samapi di terminal Purwokerto. Dari terminal kami naik taksi dan akhirnya kami nyampe di rumah Eyangnya Dik Zuha sekitar pukul 20.00.

_Dik Zuha ke Purwokerto_01 _Dik Zuha ke Purwokerto_02 _Dik Zuha ke Purwokerto_04

_Dik Zuha ke Purwokerto_07 _Dik Zuha ke Purwokerto_08 _Dik Zuha ke Purwokerto_09

Bahagianya bisa bertemu dengan keluarga di Purwokerto setelah sekian waktu tidak bisa silaturahim kesana. Tiga hari kami cukup keliling-keliling kota Purwokerto. Sampai hari Rabu (10/07) kami kembali pulang ke Solo dengan kereta api Logawa dengan tiket yang lumayan (@100rb hlo). Harga tiket sebesar itu sebanding dengan kenyamanan yang kami rasakan. Jika dibandingkan dengan rute perjalanan saat kami berangkat sangat berkebalikan. Bayangkan, dari Purwokerto pukul 06.00 pagi, pada pukul 10.00 kami sudah sampai stasiun Jebres Solo. Lancar, nyaman dan tentunya menyenangkan. Alhamdulillah kami sampai di rumah dengan selamat.

Liburan (Part 1): Pelatihan, Pelatihan dan Pelatihan….

Standar

Alhamdulillah, liburan akhirnya datang juga. Liburan dengan begitu banyak agenda kegiatan yang menunggu. Ya, liburan kenaikan kelas tahun ini merupakan liburan yang menguras banyak tenaga dan pikiran. Dimulai pada Senin-Rabu (24-27/06) saya mendapatkan amanah untuk memfasilitasi pelatihan PAKEM untuk guru-guru di lingkungan UPT PUD NFI dan SD Kecamatan Colomadu. Dilanjutkan dengan kegiatan Pendidikan dan Latihan Peningkatan Kualitas Guru MIM Karanganyar sampai dengan Kamis (27/06).  Menyusul pada Sabtu-Ahad (29-30/06) yaitu kegiatan Baitul Arqom Dasar yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Karanganyar. Berturut-turut mulai hari Senin-Rabu (01-03/07) dilanjut hari Kamis-Sabtu (04-06/07) saya mendapatkan amanah untuk memfasilitasi pelatihan PAKEM untuk guru-guru di lingkungan UPT PUD NFI dan SD Kecamatan Karanganyar dan Tasikmadu. Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar.

_01 Pelatikan PAKEM di Colomadu_01 _01 Pelatikan PAKEM di Colomadu_02

_Diklat Peningkatan Kualitas Guru MIM Karanganyar 25-27 Juli 2013_01 _Baitul Arqam Dasar PDPM Karanganyar 29-30 Juli 2013

_02 Pelatikan PAKEM di Karanganyar_01 _02 Pelatikan PAKEM di Karanganyar_02

_03 Pelatikan PAKEM di Tasikmadu_01 _03 Pelatikan PAKEM di Tasikmadu_02

Khataman dan Penyerahan Raport berjalan Lancar

Standar

_Khataman_01 _Khataman_02

Ahad (23/07), siswa-siswi kelas 1-5 dan juga orang tua/wali murid berkumpul di halaman MIM Karanganyar untuk mengikuti acara Khataman Juz’ama. Pada acara khataman ini dilaksanakan pembacaan surat-surat Al-Quran juz 30 oleh perwakilan siswa-siswi terbaik di atas panggung. Perwakilan dari kelas 2A adalah Hanif Umi Salimah dan Syahrul Ramadhan Habibillah. Pada acara yang berlangsung khidmat ini juga diumumkan juara kelas 1-5 semester 2. Adapun juara 1 sampai 3 dari kelas 2A berturut turut adalah Mikraj Sepzki Nur Muslimah (Juara 1), Davana Nico Fadla (Juara 2) dan Ulinnuha Zaidan Yahya (Juara 3). Setelah acara khataman selesai dilanjutkan dengan penyerahan laporan hasil belajar siswa semester 2 di kelas masing-masing.

Amanah Baru, Tantangan Baru

Standar

Azzam Edisi 001-Juni 2013Sabtu (22/06), terbitlah majalah Azzam, majalah MIM Karanganyar. Majalah yang sempat tidak terbit beberapa tahun ini atas instruksi Kepala MIM Karanganyar akhirnya diterbitkan lagi. Kali ini saya diamanahi sebagai Pemimpin Redaksi. Pada Azzam (Versi Terbaru) edisi 001 ini berusaha tampil beda dan lebih dekat dengan fragmen ikon MI Muhammadiyah Karanganyar yang cerdas, kreatif dan sholeh. Fokus utama yang diangkat adalah mengulas dunia matematika yang dianggap sebagai momok bagi anak didik kita. Amanah baru sebagai pemimpin redaksi ini merupakan tantangan baru bagi saya. Semoga bisa, semangaaat!!!

Saat Jeda, Saatnya Berekspresi

Standar

_Pentas JedaSaat jeda, saatnya berekspresi. Kali ini anak-anakku kelas 2A MIM Karanganyar menggelar pentas jeda semester dengan menampilkan keahlian mereka dalam olah vokal. Dengan kostum seragam kaos biru baru (seragam kaos baru yang dibeli dari hasil tabungan/celengan mereka), mereka tampil memukau di hadapan ratusan penonton yang memenuhi auditorium MIM Karanganyar. Untuk melengkapi tampilan mereka, mereka juga memakai topi spesial yang mereka bauat dari kertas koran. Lihat gaya mereka, asyik kan?

Pelantikan PCPM

Standar

_Pelantikan PCPM Karanganyar 2013Bismillahirrohmanirrohiim. Setelah terpilih sebagai pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Matesih periode muktamar ke 15 melalui musyawarah cabang (Muscab) yang dilaksnanakan pada Kamis (16/05), akhirnya pada Ahad (02/06), bertempat di Gedung Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar saya bersama dengan pengurus PCPM se-Kabupaten Karanganyar dilantik oleh PDPM Karanganyar.

Pengaruh Cahaya Matahari bagi Tumbuhan

Standar

Matahari merupakan sumber energi cahaya yang utama. Cahaya matahari banyak sekali manfaatnya. Misalnya digunakan tumbuhan untuk membuat makanan. Tanaman membuat makanan di daun, oleh karena itu tumbuhan harus terkena cahaya matahari setiap hari. Bagaimana jika tumbuhan tidak terkena cahaya matahari? Untuk mengetahui jawaban tersebut, anak-anakku di kelas 2A MIM Karanganyar melaksanakan tugas proyek ini.

_Sains-Manfaat Matahari_01 _Sains-Manfaat Matahari_02

_Sains-Manfaat Matahari_03 _Sains-Manfaat Matahari_04

_Sains-Manfaat Matahari_05 _Sains-Manfaat Matahari_06

_Sains-Manfaat Matahari_07 _Sains-Manfaat Matahari_08

Kegiatan belajar mengajar berbasis proyek ini dikerjakan bersama teman sebangku. Tujuan dari kegian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cahaya matahari bagi tumbuhan.

Alat dan bahan yang digunakan adalah 2 (dua) biji tumbuhan (kacang hijau) yang sama, masing-masing tumbuhan ditanam pada pot yang berbeda. Pertama, anak-anakku menyiapkanlah dua tumbuhan pada pot yang berbeda. Kemudian memberi tanda A dan B pada masing masing pot. Tumbuhan A simpan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari. Tumbuhan B simpan di tempat yang terkena cahaya matahari. Anak-anakku mengamati keadaan tumbuhan selama satu minggu.

Tugas Liburan 15-17 April 2013

Standar

Anak-anakku, inilah tugas kalian di rumah selama liburan tanggal 15-17 April 2013. Untuk mengisi libran kali ini, silahkan membuat jam matahari sederhana dan model rambu-rambu lalu lintas! Jam matahari sederhana adalah alat penunjuk waktu sederhana dengan memanfaatkan cahaya matahari. Tugas ini masuk pelajaran Sains. Sedangkan model rambu-rambu lalulintas adalah masuk materi disiplin berlalu lintas, mata pelajaran PKn. Kedua tugas ini dikumpulkan besok Kamis, tanggal 18 April 2013. Selamat liburan….

Tugas Liburan IPA_Jam Matahari Sederhana Tugas Liburan PKn_Rambu-rambu Lalulintas

Belajar Kerjasama, Sungguh Menyenangkan

Standar

Materi pelajaran IPS bab terakhir mempelajari tentang kerjasama. Apakah itu kerja sama? Kerja sama artinya bekerja bersama-sama. Manusia tidak dapat hidup sendirian. Manusia tidak dapat memenuhi semua kebutuhannya sendiri.

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Sebagai makhluk sosial, kita memiliki tetangga. Kita harus hidup rukun dengan tetangga. Kita perlu melakukan kerja sama. Kerja sama dapat dilakukan dalam bentuk kerja bakti. Dengan bekerja sama, semua pekerjaan berat menjadi ringan. Pekerjaan juga menjadi cepat selesai.

Manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia suka bergaul. Kita membutuhkan orang lain. Kita tidak dapat hidup sendiri. Kita membutuhkan teman. Di sekolah, anak-anak memiliki teman. Di rumah, kita memiliki saudara. Di lingkungan rumah, kita memiliki tetangga. Setiap tetangga memiliki perbedaan.

Berasal dari suku yang berbeda. Adatnya berbeda. Agamanya juga berbeda. Walaupun berbeda, tetapi tetap bersatu. Kita harus hidup rukun dengan tetangga. Hidup rukun membuat keadaan nyaman. Dengan tetangga harus saling menghormati. Dengan tetangga juga harus saling menghargai. Bagaimana mengajarkan kerja sama? Hmmm….

_Mengajarkan Kerjasama_01 _Mengajarkan Kerjasama_02

_Mengajarkan Kerjasama_03 _Mengajarkan Kerjasama_04

Field Trip Semester 2 Berlangsung Sukses

Standar

Pada hakikatnya sumber belajar begitu luas dan kompleks, lebih dari sekedar media pembelajaran. Segala hal yang sekiranya diprediksikan akan mendukung dan dapat dimanfaatkan untuk keberhasilan pembelajaran dapat dipertimbangkan menjadi sumber belajar. Lingkungan sebagai salah satu sumber belajar dapat dimanfaatkan oleh sekolah secara maksimal.

Diantara sumber belajar yang bisa ditemukan di sekitar lingkungan MIM Karanganyar adalah lokasi perusahaan genteng press “Sidomukti” di Suruh Kalang Jaten Karanganyar. Lokasi ini diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar yang sedang berlangsung di kelas 2 MIM Karanganyar. Berkaitan dengan hal tersebut kelas 2 MIM Karanganyar pada hari Kamis (21/03) melaksanakan kunjungan ke perusahaan genteng press tersebut.

_KBM Terpadu dan Bermakna_02 _KBM Terpadu dan Bermakna_01

_KBM Terpadu dan Bermakna_03 _KBM Terpadu dan Bermakna_04

_KBM Terpadu dan Bermakna_05 _KBM Terpadu dan Bermakna_06

Kegiatan field yang biasa di sebut dengan “Kegiatan Pembelajaran Terpadu dan Bermakna Kelas 2 Semester 2 Tahun 2012/2013″ ini bertujuan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang mengacu pada KD mata pelajaran PKn nomer 4.2. Melaksanakan perlakuan jujur, disiplin dan senang bekerja dalam kehidupan sehari-hari, dan KD mata pelajaran Sains nomer 3.2. Mengidentifikasi jenis energi yang paling sering digunakan di lingkungan sekitar dengan cara menghematnya dan nomer 4.2. Mendeskripsikan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan ini, anak-anakku kelas 2A MIM Karanganyar mendapatkan penjelasan terkait dengan cara pembuatan genteng press, melihat secara langsung proses pembuatannya dan mereka juga mendapatkan satu produk genteng yang mereka tulisi nama mereka.

_KBM Terpadu dan Bermakna_07 _KBM Terpadu dan Bermakna_08

_KBM Terpadu dan Bermakna_09 _KBM Terpadu dan Bermakna_090

Setelah itu, anak-anakku mengunjungi Kebun Benih Hortikultura Tejomantri di Polokarto Sukoharjo. Di sana anak-anakku mendapatkan penjelasan tentang cara pembuatan pupuk kompos, melaksanakan praktik menanam benih, mencangkok dan juga menanam buah dalam pot.

TOT PAKEM-MBS USAID PRIOROTAS

Standar

_TOT PAKEM-MBS USAID PRIOROTASSelama 7 hari mulai hari Rabu (13/03) sampai dengan hari Selasa (19/03), saya mengikuti Training of Trainer PAKEM-MBS yang diadakan oleh USAID PRIOROTAS Jawa Tengah di Hotel The Sunan Solo. PAKEM-MBS adalah sebuah paket pelatihan dari USAID PRIORITAS yang berisi tentang pelatihan pembelajaran aktif untuk guru dan juga manajemen sekolah untuk kepala sekolah.

USAID PRIORITAS adalah program lima tahun yang didanai oleh USAID, dirancang untuk meningkatkan kualitas akses pendidikan dasar di Indonesia. Materi yang disampaikan pada sesi TOT PAKEM yaitu Apa dan Mengapa PAKEM (Unit 1), Menciptakan Lingkungan Belajar yang Efektif (Unit 2), Persiapan dan Praktik PAKEM (Unit 3) dan Pelaksanaan KKG (Unit 4). Sedangkan materi yang disampaikan pada sesi TOT MBS yaitu Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (Unit 5), Manajemen Berbasis Sekolah (Unit 6), Jenis-jenis dan Cara Mendorong Peran Serta Masyarakat (Unit 7A), Kreatifitas Menghimpun Berbagai Sumber Daya dan Dana (Unit 7B), Transparansi dan Akuntabilitas Publik (Unit 7C), Rencana Kerja Sekolah (8A), Rencana Kerja Tahunan dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Unit 8B) dan Rencana Tindak Lanjut (Unit 9) serta Bagaimana Menjadi Fasilitator yang Baik. Setelah dilatih di TOT, saya diminta untuk melatih para guru di Kabupaten Karanganyar.

Belajar Jujur dengan Kantin Kejujuran

Standar

Tidak seperti biasanya pada Jumat pagi (01/03), di depan kelas 2A MIM Karanganyar tampak ramai dengan pajangan jajanan milik anak-anakku. Mulai pagi itu sampai satu minggu ke depan anak-anakku akan mengadakan kegiatan belajar mengajar dengan tema kejujuran (PKn). Adapun bentuk kegiatannya adalah kantin kejujuran. Dalam kegian ini, beberapa anak secara dijadwal berperan sebagai penjual. Penjual menyiapkan barang dagangan dari rumah disertai daftar harga. Anak-anak yang tidak mendapatkan jadwal jualan, berperan sebagai pembeli. Di kantin kejujuran ini, saat pembeli ingin membeli barang dagangan tidak didampingi penjual, jadi mereka membeli berdasarkan daftar harga barang yang di tempel di dekat barang dagangan tersebut. Pada siang harinya penjual menghitung uang hasil jualan mereka. Dalam kegiatan belajar mengajar ini, anak-anak belajar tentang kejujuran, disiplin dan juga kerja keras. Hmm, semoga bisa menanamkan kejujuran bagi generasi penerus bangsa ini. Amin.

PKn_Kantin Kejujuran_01 PKn_Kantin Kejujuran_02

Alhamdulillah, Uangku Buanyak…

Standar

Pada hari Rabu (20/02), anak-anakku di kelas 2A MIM Karanganyar membuka celengan mereka. Celengan yang terbuat dari kardus bekas yang dibungkus dengan kertas koran tersebut dibuat anak-anak pada awal tahun ajaran. Celengan tersebut disimpan anak-anak sendiri di rumah dan diisi dengan sisa uang jajan mereka. Setelah mereka membuka celenegan dan membuka isinya, sebagian dari hasil celengan tersebut digunakan untuk kegiatan out bound ke Grojogan Sewu dan Pasar Wisata Tawangmangu. Inilah rekaman ekspresi sebagian dari mereka saat membuka celengan mereka.

_Mbukak Celengan_01 _Mbukak Celengan_02 _Mbukak Celengan_03 _Mbukak Celengan_04 _Mbukak Celengan_05 _Mbukak Celengan_06

Identifikasi Sumber-sumber Energi ala Anak-anakku…

Standar

Anak-anakku di kelas 2A MIM Karanganyar pada Selasa (08/01) belajar tentang sumber-sumber energi. Pada kesempatan ini, mereka melakukan identifikasi sumber-sumber energi yang ada di lingkungan sekitar. Dari rumah mereka membawa guntingan gambar sumber-sumber energi yang mereka dapatkan dari koran, majalah maupun dari internet. Sesampainya di kelas mereka mengelompokkan sumber-sumber energi tersebut berdasarkan energi yang dihasilkan dari sumber-sumber energi tersebut. Tidak terasa, sambil bercengkerama dan bermain serta menempel mereka telah belajar tentang sumber-sumber energi. Inilah hasil karya mereka, bagus kan? Saatnya dipresentasikan….

_Identifikasi sumber-sumber energi_01 _Identifikasi sumber-sumber energi_02

_Identifikasi sumber-sumber energi_03 _Identifikasi sumber-sumber energi_04

Pak, Kalau Besar Nanti Saya Mau Donor Darah….

Standar

Sabtu (05/01), anak-anak kelas 2A melaksanakan kegiatan outing class ke PMI Karanganyar. Sebenarnya kegiatan outing class ke PMI ini akan dilaksanakan pada semester 1 untuk mata pelajaran PKn yang membahas masalah tolong menolong, karena sesuatu hal kegiatan outing class ke PMI ini baru bisa dilaksanakan pada awal semester 2. Di sela-sela hujan rintik-rintik, saya mengajak anak-anak kelas 2A mengunjungi PMI dengan menggunakan mobil antar jemput. Sesampai di tempat tujuan yaitu kantor PMI, siswa diterima staf PMI, kemudian siswa saya pandu untuk melaksanakan tanya jawab dengan staf PMI Karanganyar terkait dengan proses transfusi darah sebagai bagian dari sikap tolong menolong sesama manusia. Setelah diskusi selesai, siswa melihat proses pemeriksaan tensi (tekanan) darah, macam golongan darah, dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) darah, kemudian melihat secara langsung proses transfusi darah dan diskusi kecil tentang transfusi darah. Selain itu, pada kesempatan kali ini ada 4 siswa mengikuti cek golongan darah. Setelah melihat secara langsung proses donor darah, sebagian besar anak-anak 2A bercita-cita saat besar nanti akan melaksanakan donor darah sebagai bentuk kepedulian mereka terhada sesama. Alhamdulillah….

_Outing Class ke PMI Kelas 2A_01 _Outing Class ke PMI Kelas 2A_02

_Outing Class ke PMI Kelas 2A_03 _Outing Class ke PMI Kelas 2A_04

_Outing Class ke PMI Kelas 2A_05 _Outing Class ke PMI Kelas 2A_06

_Outing Class ke PMI Kelas 2A_07 _Outing Class ke PMI Kelas 2A_08

Hati-hati Penipuan Lewat Telepon untuk Orang Tua Murid

Standar

Dear Pak/Bu, pesatnya perkembangan teknologi di negara kita ini yang bertujuan untuk mempermudah kita mencari/mendapatkan sebuah informasi, dan kemudahan hal tersebut malah dijadikan alat untuk melakukan sebuah tindakan negatif oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya penipuan via telepon seluler.
Seperti contoh kasus yang satu ini, dalam sebuah komunikasi melalui telepon seluler, seseorang pelaku yang mengaku sebagai guru sekolah mengabarkan kepada orang tua murid dan menyatakan bahwa anaknya mengalami kecelakaan dan kini tengah berada di rumah sakit. Modus kejahatan ini dilakukan dengan sangat cermat dan rapi sehingga korban tidak mengetahui bahwa dirinya tengah ditipu. Tidak lama setelah menerima telepon pertama itu, pelaku lain yang berpura-pura sebagai dokter kembali menghubungi korban. Dia mengabarkan korban dan menyatakan anaknya kini sedang ditangani pihak rumah sakit dan membutuhkan biaya pengobatan. Mendengar itu, pelaku yang berpura-pura menjadi dokter, meminta korban untuk mengirimkan uang melalui nomor rekening yang telah disiapkan. Karena gelisah, korban pun menuruti permintaan dokter gadungan itu dan melakukan transfer uang sejumlah yang diinginkan pelaku.
Berkaitan dengan contoh kasus tersebut diatas, disini saya mengimbau kepada semua orang tua/wali murid untuk tidak mudah resah dan gelisah mendengar kabar anaknya dirawat di rumah sakit. Sebaiknya, setiap orang tua/wali murid yang menerima kabar itu memeriksa kebenarannya ke berbagai pihak. Kejadin diatas sudah berulang kali terjadi di beberapa sekolah, termasuk di MIM Karanganyar.

Bila ada kejadian seperti ini yang perlu dilakukan orang tua/wali murid adalah: (1) Tidak usah panik. (2) Usahakan berpikir rasional dan tidak menunjukkan kekagetan terlebih dahulu, karena biasanya penelpon akan membaca dari suara korban. (3) Pastikan yang menelpon adalah pihak sekolah yang sudah dikenal. Jika belum dikenal mintalah untuk dihubungkan dengan wali kelas atau kepala sekolahnya. Cek dan simpan nomor-nomor penting sekolah, karena biasanya sekolah memiliki tidak hanya satu sambungan telpon. Catat pula nomor hape wali kelas, guru atau kepala sekolah. (4) Pastikan kembali dengan menelpon ke nomor telpon sekolah tentang kejadian yang disebutkan. (5) Buatlah pertanyaan-pertanyaan jebakan pada si penelpon gelap. Misalnya siapa nama wali kelas anaknya, nama kepala sekolah anaknya, alamat sekolahnya berada dimana. Pastikan sejelas-jelasnya bahwa memang yang menelpon tersebut benar-benar mengetahui semua informasi yang ditanyakan. (6) Mintalah pendampingan orang lain di rumah atau hubungi orang lain sebelum memutuskan untuk mentransfer sejumlah uang apalagi diatas satu juta rupiah.

Informasikan pada anak cara-cara berkomunikasi khusus hanya keluarga saja yang mengetahuinya misalnya dengan menggunakan sandi alfa dijawab beta agar anak pun bisa meyakinkan bahwa itu adalah dirinya, anggota keluarga sebenarnya jika harus berkomunikasi melalui telpon. (7) Sebarkan juga kepada tetangga, saudara, kerabat dan keluarga tentang penipuan seperti ini yang ternyata masih kerap kali digunakan untuk mengeruk keuntungan secara jahat. (8) Jika sudah menjadi korban segera lakukan langkah-langkah nyata misalnya menelpon customer service bank yang dituju. Langsung laporkan juga pada kepolisian agar bisa ditindak lanjuti. Besar atau kecil harus dilaporkan pada kepolisian agar tidak terjadi kejadian serupa dan sebagai bahan evaluasi kepolisian untuk ikut serta melakukan tindakan-tindakan preventif. Tulisan ini disarikan dari sini.

Liburan Semester Ganjil, Saatnya Refreshing

Standar

Libur tlah tiba, libur tlah tiba, hore… hore… Anak-anakku, ingat hlo ya, liburan tidak harus pergi ke luar kota? Liburan tidak harus pergi ke tempat-tempat pariwisata yang bertiket mahal. Liburan di kampung nenek, atau liburan ke kebun binatang bisa menjadi alternatif liburan untuk sekedar me-refresh pikiran setelah selama satu semester berkutat dengan pelajaran di sekolah. Selamat liburan….

Liburan Liburan (1)

Liburan_10_Jurug Liburan_11_Jurug

Dik Zuha Belajar Gosok Gigi

Standar

Sore ini sikat gigi anakku baru, duh senangnya. Dik Zuha mencoba sikat gigi barunya. Agar kebersihan dan kesehatan gigi si kecil selalu terjaga, sudah seharusnya kita mengajari buah hati kita untuk menggosok gigi sejak dini. Mintalah mereka untuk menggosok giginya paling tidak dua kali sehari, terutama setelah makan makanan manis dan sebelum tidur malam. Pelajaran menggosok gigi tersebut harus disesuaikan dengan umur Balita anda. Demikian pula dengan pasta dan sikat gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi si kecil yang barusan tumbuh itu. Berikut tips merawat gigi dan mulut Balita sesuai dengan umurnya.

Usia 1-1,5 tahun. Usia ini adalah waktu yang ideal untuk memulai pelajaran menggosok gigi. Sebab, gigi susu buah hati anda sudah mulai tumbuh. Untuk pelajaran pertama anda bisa mulai mengajarkan gosok gigi dengan sikat gigi khusus untuk anak-anak. Bulu sikat jangan terlalu keras/lembek/jarang. Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin. Bisa juga menggunakan sikat gigi lembut yang dapat disarungkan pada jari anda. Berikut caranya: 1. Sikat gigi si kecil tanpa menggunakan pasta gigi atau odol, untuk mencegah kemungkinan menelan terlalu banyak fluoride ( F) yang terkandung di dalam pasta gigi. 2. Sikat gigi si kecil dengan gerakan memutar. 3. Bilas dengan memberikan air putih matang yang bersih sehingga tidak berisiko menyebabkan diare jika tertelan. Untuk membiasakan gosok gigi di usia ini, awalnya anda bisa membiasakan si kecil melihat anda menggosok gigi. Kemudian, biarkan dia memegang sendiri sikat giginya dan bermain sambil meniru gerakan gosok gigi.

Read the rest of this entry

Di Buang Sayang: Sungkeman Zuha’s Family, Idul Fitri 1432H

Standar

Sungkeman adalah istilah yang sudah sangat populer khususnya bagi orang Jawa dan umumnya bagi masyarakat Indonesia. Istilah ini telah ada sejak zaman nenek moyang dulu. Orang Jawa menggunakan istilah ini untuk menggambarkan suatu aktivitas ritual keagamaan, khususnya bagi yang beragama Islam.

Ada yang unik pada perayaan idul fitri dalam tradisi Jawa. Tradisi halal bihalal dalam keluarga besar biasa dikenal dengan istilah “sungkeman”. Tradisi ini pada umumnya dilakukan di kalangan kerabat dekat saja. Inti dari acara sungkeman adalah saling minta maaf antar kerabat. Sungkeman tidak hanya dilakukan dengan berjabat tangan. Ada sejumlah prosedur tertentu yang perlu dilakukan pada acara sungkeman ini.

Acara sungkeman sendiri dilakukan setelah menjalankan shalat sunat ‘Idul Fitri berjama’ah. Setelah selesai shalat ‘Idul Fitri, orang yang lebih muda berkunjung ke rumahnya orang yang dianggap lebih tua dari dirinya, baik dari segi umur ataupun kedudukannya di masyarakat. Dalam proses berkunjung itu, orang yang lebih muda menyatakan permohonan maafnya baik yang disengaja maupun yang tidak seraya bersimpuh dan berjabatan tangan kepada yang lebih tua. Untuk kemudian orang yang dianggap lebih tua dengan kebesaran hatinya mengabulkan permohonan maaf itu.

Sungkem terurut dari yang dituakan. Sungkem dilakukan secara terurut dari yang dituakan. Misal dalam keluarga besar ada Kakek, Nenek, Budhe, Om, Anak Budhe, Anak Om; maka urutan sungkeman adalah- Budhe sungkem ke kakek, lalu ke nenek- Om sungkem ke ke kakek, lalu ke nenek, lalu ke Budhe.- Anak budhe sungkem ke kakek, lalu ke nenek, lalu ke budhe, lalu ke om.- dan terus mengular hingga semua anggota keluarga besar sudah sungkeman.

Prosedur saat sungkeman. Sungkem dilakukan dengan menundukkan kepala ke lutut kerabat yang dituakan. Berikut contoh isi kalimat yang diucapkan saat sungkeman: “Ngaturaken sugeng riyadi, nyuwun pangapunten sadaya kalepatan kula ugi nyuwun tambah donga lan pangestunipun” yang artinya “Mengucapkan selamat hari raya, mohon maaf atas segala kesalahan saya, dan juga minta tambah doa restunya”. Biasanya, kalimat tersebut akan dijawab dengan permohonan maaf kembali dan disambung dengan do’a dari kerabat yang dituakan dan diamini oleh yang sungkem. Dan semuanya tentu tidak luput dari penggunaan tingkat dalam bahasa jawa sesuai tingkat usianya.

Pembagian Angpau/Pitrah (opsional). Angpau biasa disebut juga sebagai “salam tempel” atau di beberapa tempat menyebeutnya “pitrah”. Biasanya pembagian angpau dilakukan setelah selesai acara sungkeman. Angpau diberikan dari orang yang telah bekerja ke orang yang belum bekerja. Jadi, meskipun sudah usia bekerja akan tetapi belum bekerja, ia boleh menerima angpau. Begitu juga sebaliknya, meskipun masih muda dan sudah bekerja, ia tidak lagi menerima angpau, dan dianjurkan memberikan angpau ke yang belum bekerja atau kerabat yang masih kecil.

Kemudian, barulah halal bihalal dilanjutkan ke tetangga. Setelah sungkeman selesai, semua keluarga kembali bergabung dan menikmati sajian lebaran yang telah dipersiapkan sebelumnya sembari bercengkerama. Dan tawa ceria yang membahana kembali mengisi ruangan keluarga. Sungguh menyenangkan. Hmmm…

Melalui tradisi sungkeman ini pula, kita dapat mengetahui bahwa masyarakat kita masih memiliki kebutuhan untuk hidup bermasyarakat. Selain itu, tradisi ini juga menunjukkan bahwa sebenarnya masyarakat memiliki kemampuan meredam egoisitas yang bersifat individualis dan cenderung primitif. Masyarakat memiliki pandangan dan keyakinan bahwa dengan ketulusan meminta maaf dan memaafkan orang lain maka jiwa akan kembali suci seperti bayi yang baru lahir dengan tidak membawa dosa. Sekiranya, tradisi mulia ini akan terus langgeng dan lestari agar tercipta masyarakat yang rukun dan damai. (Disarikan dari beberapa sumber)

Artikel: Melatih Anak Puasa

Standar

“Pak Supri, kemarin saya puasa penuh” teriakan anakku kelas 2A di pagi yang membahagiakan ini. “Bagus, bagus, tetep semangat ya!”. Bulan ramadhan, sebagaimana kita ketahui bersama adalah bulan tarbiyah atau bulan pendidikan bagi kita umat muslim, tidak terkecuali bagi anak-anak kita. Bagaimana mendidik anak-anak kita berpuasa?. Sebuah gambaran yang unik seringkali ditemui di jalan-jalan dan sekolahan. Kita melihat anak usia sepuluh tahunan, atau bahkan lebih dari itu yang dengan ringan menikmati makanan dan minuman yang segar di siang hari Ramadhan. Tentu kita bertanya-tanya dalam hati, apakah yang membuat sang anak tersebut tidak berpuasa di hari-hari Ramadhan ini ?.

Seandainya saja karena sakit dan kondisi fisik yang lemah, tentulah kita tidak akan mempermasalahkannya.Karena jangankan anak kecil, orang dewasa yang sakitpun dibolehkan untuk berbuka oleh syariat Islam yang indah dan manusiawi. Maka pertanyaan selanjutnya adalah, apakah anak tersebut tidak pernah dilatih dan diperintahkan berpuasa oleh orang tua mereka ? Inilah yang akan sedikit kita bahas dan renungkan pada kesempatan kali ini. Bagaimana sesungguhnya Islam memberikan pandangan seputar anak-anak dan puasa Ramadhan.

Mungkin ada sebagian orang tua yang akan dengan mudah beralasan bahwa syariat Islam tidak mewajibkan anak-anak untuk berpuasa, sehingga tidak perlu tergesa-gesa menyuruh mereka berpuasa sebelum waktunya atau sampai usia baligh. Alasan ini memang terlihat benar pada satu sisi, karena tidak ada kewajiban ibadah apapun –begitu pula puasa Ramadhan-kepada mereka yang belum baligh atau bermimpi basah. Rasulullah SAW bersabda : Diangkat pena catatan amal dari tiga orang : orang gila yang hilang akalnya sampai sadar kembali, orang tidur sampai ia bangun, dan anak kecil sampai ia bermimpi (baligh) “ (HR Abu Daud).

Klik tautan dibawah ini untuk artikel selengkapnya.

Read the rest of this entry

Artikel: Menjadi Ayah Yang Baik

Standar

Sebagai ayah dengan 1 anak, saat ini adalah masa-masa bahagia dalam hidup saya. Berikut ini ada beberapa kiat agar kita (ayah), bisa menjadi ayah yang baik bagi anak-anak kita. Tulisan di bawah ini saya ambil dari beberapa sumber. Ayah yang baik adalah:

Ikut aktif dalam merawat bayi. Bantulah istri Anda untuk turut berperan aktif merawat buah hati. Dari penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa seorang ayah yang dari awal telah berperan aktif merawat bayinya (seperti mengasuh bayi, memandikannya, mengganti popok bayi, membuai bayi hingga mereka tertidur), memiliki kemungkinan yang besar akan melakukan hal tersebut hingga bulan selanjutnya. Hal itu terjadi karena kebiasaan ayah mulai terbentuk sejak dini. Dengan demikian, bayi akan semakin merasakan, mengenali kehadiran serta sosok Anda.

Bermain bersama. Ketika bayi Anda semakin bertambah besar, jangan lewatkan waktu bersamanya untuk bermain, membaca buku, serta melakukan aktivitas yang menyenangkan (seperti pada saat bayi merangkak, mulai belajar berbicara, hingga berjalan). Ciptakan permainan-permainan yang disenanginya, seperti bermain kuda-kudaan, pesawat terbang atau petak umpat (sesuaikan dengan perkembangan usia anak).

Ikut terlibat dalam kehidupan sosial anak Anda. Ketika anak Anda mulai beranjak sekolah, ia akan memulai kehidupan sosial yang baru. Usahakan terlibat dalam kehidupan sosial anak, dengan mengenali nama teman-temannya, dengan siapa dia bergaul, ataupun aktivitas yang dia lakukan bersama temannya.

Jadikan diri Anda sebagai pendengar yang baik. Kesibukan kerja terkadang membuat Anda mengabaikan cerita-cerita anak Anda. Berikan keseimbangan antara kerja dan keluarga. Luangkan waktu beberapa menit untuk mendengarkan si kecil bercerita dan mengerti keseluruhan cerita tersebut. Jadilah pendengar yang baik untuk anak Anda. Jika Anda hanya sekedar meng-ia-kan, atau mengatakan bahwa Anda sedang sibuk, kebiasaan anak bercerita akan menghilang.

Usahakan selalu berkomunikasi dengan baik. Jika Anda tinggal terpisah dan sedang berjauhan dengan anak Anda, usahakan untuk tetap menjalin komunikasi dengan baik, contohnya saja melalui telepon, SMS, internet (chating atau email), dan surat. Saat seperti ini juga dapat Anda gunakan untuk memberi kepercayaan dan tanggung jawab pada anak.

Beri kepercayaan pada anak. Berikanlah anak Anda kebebasan. Kepercayaan Anda akan membuat anak tumbuh menjadi anak yang mandiri dan percaya diri. Berikanlah ia pilihan, jangan hanya menempatkan anak pada satu pilihan. Lakukanlah hal tersebut mulai dari hal-hal kecil. Anda sebagai orang tua dapat selalu memantau dan membimbingnya.

Perlakukan anak Anda sesuai dengan usia yang dimilikinya. Semakin bertambah usia anak Anda, semakin berbeda pula kebutuhannya. Penuhi kebutuhannya seperlunya. Karena anak harus menjadi pribadi yang mampu bertahan dalam kehidupannya.

Bimbing anak Anda dalam keimanan dan ketaqwaan. Hal terakhir ini adalah yang paling utama. Beri kesempatan mereka mengetahui aktifitas ibadah Anda, ajak anak Anda pergi ke masjid, ajak mereka mengikuti gerakan sholat Anda, ajari mereka amaliah Al-Qur’an dan Sunnah Rasululloh. (Disarikan dari beberapa sumber)

Semoga saya dan Anda bisa. Amin.